5 Alasan Negara-Negara Tetangga Palestina Tak Bantu Hamas Melawan Israel

Selasa, 17 Oktober 2023 - 00:37 WIB
loading...
5 Alasan Negara-Negara...
Israel bombardir Khan Younis, Gaza, Senin (16/10/2023). Negara-negara tetangga Palestina tak bantu Hamas melawan Israel. Foto/REUTERS/Ahmed Zakot
A A A
JAKARTA - Hamas saat ini sedang perang besar dengan Israel. Itu dimulai setelah kelompok perlawanan Palestina di Gaza tersebut meluncurkan serangan mengejutkan bernama Operasi Badai al-Aqsa terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.

Israel merespons dengan mendeklarasikan perang dengan nama Operasi Pedang Besi, di mana jet-jet tempur dan artileri Zionis membombardir Gaza nyaris tanpa henti. Rezim Zionis juga mengepung total daerah kantong Palestina tersebut.

Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas sekitar 1.300 orang, termasuk ratusan tentara. Sedangkan korban tewas di Gaza akibat serangan Israel mencapai lebih dari 2.500 orang.

Baca Juga: AS Khawatir Iran Bakal Terlibat Perang Israel-Hamas

Palestina memiliki dua tetangga Arab, namun mereka tidak membantu Hamas melawan Israel.

Yordania merupakan tetangga Palestina yang berbatasan langsung dengan Tepi Barat di sebelah timur dan Selatan. Sedangkan Mesir berbatasan dengan Jalur Gaza di sebelah barat.

5 Alasan Negara-Negara Tetangga Palestina Tak Bantu Hamas Melawan Israel


1. Kepentingan Keamanan Sendiri


Negara-negara tetangga Palestina, seperti Mesir dan Yordania, lebih fokus pada menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah mereka sendiri.

Mereka khawatir bahwa dukungan terhadap Hamas atau konflik terbuka dengan Israel dapat mengganggu stabilitas regional dan mengancam keamanan mereka sendiri.


2. Hubungan Diplomatik dengan Israel


Yordania dan Mesir telah memperbaiki hubungan diplomatik dengan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka kemungkinan memiliki kepentingan untuk mempertahankan hubungan tersebut untuk kepentingan ekonomi dan politik mereka sendiri, yang mungkin bertentangan dengan dukungan terhadap Hamas.

3. Perbedaan Politik dan Ideologis


Yordania dan Mesir tidak selalu setuju dengan ideologi dan pendekatan Hamas dalam konflik Israel-Palestina.

Keduanya lebih mendukung pendekatan diplomatik dan perdamaian, sementara Hamas telah menggunakan taktik perlawanan bersenjata.

4. Tekanan Internasional


Tekanan dari negara-negara Barat dan lembaga-lembaga internasional dapat memengaruhi sikap negara-negara tetangga Palestina.

Mereka kemungkinan menghindari dukungan terbuka terhadap Hamas karena takut akan reaksi internasional dan sanksi ekonomi.

5. Kepentingan Regional


Yordania dan Mesir memiliki persaingan regional dengan Iran, yang telah memberikan dukungan kepada Hamas. Oleh karena itu, mereka kemungkinan tidak ingin mendukung Hamas karena khawatir akan memperkuat pengaruh Iran di kawasan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved