4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai Al Aqsa, dari Hamas hingga PIJ

Kamis, 12 Oktober 2023 - 16:55 WIB
loading...
4 Kelompok yang Menjadi...
4 kelompok tercatat menjadi inisiator di operasi Badai al-Aqsa. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Operasi Badai Al Aqsa menjadi nama operasi ketika Hamas dan beberapa kelompok sekutu lainnya melakukan serangan besar-besaran terhadap Israel di Jalur Gaza pada awal Oktober 2023.

Dikutip dari Reuters, munculnya Operasi Badai Al Aqsa atau juga dikenal dengan Operasi Banjir Al Aqsa ini dipicu oleh adegan dan rekaman Israel menyerbu masjid Al Aqsa selama bulan Ramadhan, memukuli jamaah, menyerang mereka, menyeret orang tua dan pemuda keluar dari masjid pada tahun 2021 lalu.

Peristiwa itu turut memicu pertempuran selama 11 hari antara Israel dan Hamas. Penyerbuan kompleks masjid tersebut, memang telah lama menjadi titik konflik terkait masalah kedaulatan dan agama di Yerusalem.

Dalang dari Operasi Badai Al Aqsa ini diketahui merupakan Pemimpin Brigade Al Qassam Hamas, Mohammed Deif. Dalam menjalankan aksinya ini rupanya Hamas tidak sendirian, terdapat beberapa kelompok militan Palestina yang ikut serta.

4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai al-Aqsa

1. Hamas

4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai Al Aqsa, dari Hamas hingga PIJ

Foto: PBS

Hamas menjadi organisasi yang disebut-sebut sebagai dalang dibalik penyerangan terhadap Israel pada awal Oktober 2023 ini. Hal ini disebabkan karena otak serangan berada di dalam satuan militan tersebut yakni Mohammed Deif.

Organisasi yang didirikan oleh Sheikh Ahmad Yassin ini memang kerap jadi yang disorot ketika konflik antara Palestina dan Israel pecah. Namun Hamas bukanlah satu-satunya organisasi militan yang mengatasnamakan Palestina untuk memulai serangan-serangan.

2. Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP)

4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai Al Aqsa, dari Hamas hingga PIJ

Foto: Jewish News Syndicate

Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) yang merupakan salah satu fraksi terbesar di Palestina ini juga kerap ikut serta dalam setiap serangan yang ditunjukkan untuk Israel.

Kelompok yang kerap menyebut dirinya sebagai kelompok sosialis revolusioner ini selalu menyerukan pembentukan negara Palestina dengan melakukan berbagai serangan ke Israel. Sebelumnya, mereka sempat menjadi dalang atas 4 pemboman bunuh diri di Israel dan Tepi Barat pada tahun 2002 dan 2003.

3. Democratic Front for the Liberation of Palestine (DFLP)

4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai Al Aqsa, dari Hamas hingga PIJ

Foto: YouTube Anadolu

Kelompok yang dibentuk pada tahun 1969 ini juga ikut serta dalam operasi Badai Al Aqsa. Bersama Hamas, mereka seakan tak tersorot karena memang pergerakan yang minim.

Namun, mereka diduga menerima dukungan dari Suriah. Itu juga sebelumnya didanai oleh Libya, Rusia dan beberapa negara komunis.

4. Palestinian Islamic Jihad (PIJ)

4 Kelompok yang Menjadi Inisiator di Operasi Badai Al Aqsa, dari Hamas hingga PIJ

Foto: Al Jazeera

Terakhir ada Palestinian Islamic Jihad (PIJ), organisasi yang telah berdiri sejak 1989 ini adalah fraksi militan kecil yang kerap tertutup oleh nama besar Hamas.

Karena itu nama organisasi ini kurang mencolok ketika para militan Palestina melakukan operasi Badai Al Aqsa. Meski begitu, kelompok buatan Fathi Abd al Aziz ini punya sejarah panjang dalam penyerangan tentara dan warga sipil Israel sejak tahun 1980-an.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved