Pesawat Pertama yang Bawa Amunisi AS Mendarat di Israel
Rabu, 11 Oktober 2023 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
“Kami memulai serangan dari udara, nanti kami juga akan menyerang dari darat,” kata Gallant kepada pasukan Israel di dekat pagar Gaza, kantor berita Reuters melaporkan.
“Kami telah mengendalikan daerah itu sejak hari kedua dan kami melakukan serangan. Ini hanya akan semakin intensif,” imbuhnya.
“Hamas menginginkan perubahan dan mereka akan mewujudkannya,” tambahnya. “Apa yang dulu ada di Gaza tidak akan ada lagi,” tegasnya.
Jonathan Conricus, juru bicara militer Israel, juga mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa ratusan ribu tentara berkumpul di dekat Jalur Gaza untuk berperang dengan Hamas.
“Apa yang kami lakukan di daerah dekat Jalur Gaza ini adalah kami telah mengerahkan… infanteri kami, tentara lapis baja, korps artileri kami dan banyak tentara cadangan lainnya – berjumlah 300.000 – di brigade dan divisi yang berbeda dan mereka sekarang dekat dengan Jalur Gaza, bersiap untuk melaksanakan misi … yang telah diberikan kepada kita oleh pemerintah Israel,” kata Conricus dalam video yang diposting di platform media sosial X, dulu Twitter.
“Dan hal ini untuk memastikan bahwa Hamas, pada akhir perang ini, tidak memiliki kemampuan militer yang dapat mereka gunakan untuk mengancam atau membunuh warga sipil Israel,” tukasnya.
Baca Juga: Presiden Erdogan: AS Ingin Melakukan Pembantaian Serius di Gaza
“Kami telah mengendalikan daerah itu sejak hari kedua dan kami melakukan serangan. Ini hanya akan semakin intensif,” imbuhnya.
“Hamas menginginkan perubahan dan mereka akan mewujudkannya,” tambahnya. “Apa yang dulu ada di Gaza tidak akan ada lagi,” tegasnya.
Jonathan Conricus, juru bicara militer Israel, juga mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa ratusan ribu tentara berkumpul di dekat Jalur Gaza untuk berperang dengan Hamas.
“Apa yang kami lakukan di daerah dekat Jalur Gaza ini adalah kami telah mengerahkan… infanteri kami, tentara lapis baja, korps artileri kami dan banyak tentara cadangan lainnya – berjumlah 300.000 – di brigade dan divisi yang berbeda dan mereka sekarang dekat dengan Jalur Gaza, bersiap untuk melaksanakan misi … yang telah diberikan kepada kita oleh pemerintah Israel,” kata Conricus dalam video yang diposting di platform media sosial X, dulu Twitter.
“Dan hal ini untuk memastikan bahwa Hamas, pada akhir perang ini, tidak memiliki kemampuan militer yang dapat mereka gunakan untuk mengancam atau membunuh warga sipil Israel,” tukasnya.
Baca Juga: Presiden Erdogan: AS Ingin Melakukan Pembantaian Serius di Gaza
(ian)
Lihat Juga :