7 Fakta Pendiri Hamas Sheikh Ahmed Yassin
Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya, keterbatasan dana menghentikan pendidikannya. Oleh karena itu, dia memilih untuk kembali ke Gaza dengan membawa persediaan yang dianggap cukup.
Setelah kembali ke Gaza, Yassin aktif terlibat dalam politik. Ia mendirikan Pusat Islam di Gaza pada tahun 1973, yang menjadi cikal bakal berdirinya Hamas.
Pada tahun 1987, Sheikh Ahmed Yassin adalah salah satu pendiri Hamas, gerakan politik dan militer yang mengadvokasi kemerdekaan Palestina dan memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Yassin memegang peran sentral dalam organisasi ini, memimpin dan menginspirasi jutaan orang untuk berjuang demi tujuan nasional Palestina.
Pada tahun 1989, Yassin memerintahkan Hamas untuk menculik tentara Israel di Israel, membunuh mereka.
Yassin ditangkap setelah penculikan dan pembunuhan tentara IDF Ilan Sa'adon, dan penemuan mayat tentara IDF Avi Sasports, yang juga diculik dan dibunuh.
Yassin ditahan dari Mei 1989 hingga Oktober 1997, ketika ia dibebaskan dengan imbalan dua agen MossadMossad.
Yassin menghabiskan beberapa tahun dalam penjara Israel. Pengalaman ini memperkuat komitmennya untuk perjuangan Palestina.
Setelah kembali ke Gaza, Yassin aktif terlibat dalam politik. Ia mendirikan Pusat Islam di Gaza pada tahun 1973, yang menjadi cikal bakal berdirinya Hamas.
4. Pendirian Hamas dan Peran Sentral
Pada tahun 1987, Sheikh Ahmed Yassin adalah salah satu pendiri Hamas, gerakan politik dan militer yang mengadvokasi kemerdekaan Palestina dan memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Yassin memegang peran sentral dalam organisasi ini, memimpin dan menginspirasi jutaan orang untuk berjuang demi tujuan nasional Palestina.
5. Pengalaman Penjara dan Kedekatannya dengan Rakyat Palestina
Pada tahun 1989, Yassin memerintahkan Hamas untuk menculik tentara Israel di Israel, membunuh mereka.
Yassin ditangkap setelah penculikan dan pembunuhan tentara IDF Ilan Sa'adon, dan penemuan mayat tentara IDF Avi Sasports, yang juga diculik dan dibunuh.
Yassin ditahan dari Mei 1989 hingga Oktober 1997, ketika ia dibebaskan dengan imbalan dua agen MossadMossad.
Yassin menghabiskan beberapa tahun dalam penjara Israel. Pengalaman ini memperkuat komitmennya untuk perjuangan Palestina.
Lihat Juga :