Bagaimana Mohammed Deif Mendalangi Serangan ke Israel?

Rabu, 11 Oktober 2023 - 05:53 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: AS Siapkan Rencana Darurat jika Konflik Israel-Hamas Memburuk

8. Hidup dalam Bayangan

Lahir sebagai Mohammad Masri pada tahun 1965 di Kamp Pengungsi Khan Yunis yang didirikan setelah Perang Arab-Israel tahun 1948, pemimpin militan tersebut dikenal sebagai Mohammed Deif setelah bergabung dengan Hamas selama Intifada pertama, atau pemberontakan Palestina, yang dimulai pada tahun 1987.

Dia ditangkap oleh Israel pada tahun 1989 dan menghabiskan sekitar 16 bulan di tahanan, kata sumber Hamas.

Deif memperoleh gelar di bidang sains dari Universitas Islam di Gaza, tempat ia belajar fisika, kimia, dan biologi. Dia menunjukkan ketertarikannya pada seni, memimpin komite hiburan universitas dan tampil di panggung komedi.

Menaikkan pangkat di Hamas, Deif mengembangkan jaringan terowongan kelompok tersebut dan keahliannya dalam membuat bom. Dia menduduki puncak daftar orang paling dicari Israel selama beberapa dekade, dan secara pribadi bertanggung jawab atas kematian puluhan warga Israel dalam aksi bom bunuh diri.

Bagi Deif, tetap berada dalam bayang-bayang adalah masalah hidup atau mati. Sumber Hamas mengatakan dia kehilangan matanya dan menderita luka serius di salah satu kakinya dalam salah satu upaya pembunuhan Israel.

Istrinya, putranya yang berusia tujuh bulan, dan putrinya yang berusia tiga tahun tewas akibat serangan udara Israel pada tahun 2014.

Kelangsungan hidupnya saat memimpin sayap bersenjata Hamas membuatnya mendapatkan status pahlawan rakyat Palestina. Dalam video dia bertopeng, atau hanya bayangan dirinya yang terlihat. Dia tidak menggunakan teknologi digital modern seperti ponsel pintar, kata sumber yang dekat dengan Hamas.

“Dia sulit dipahami. Dia adalah pria dalam bayang-bayang.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
Pesepak Bola Israel...
Pesepak Bola Israel Kebakaran Jenggot Lihat Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved