Pemimpin Hamas Ternyata Terkejut ketika Israel Gagal Menghalau Operasi Badai Al-Aqsa

Rabu, 11 Oktober 2023 - 02:02 WIB
loading...
Pemimpin Hamas Ternyata...
Hamas ternyata terkejut ketika Israel gagal menghentikan serangan Operasi Badai Al-Aqsa. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Hamas terkejut dengan keberhasilan serangan mendadaknya selama akhir pekan, dan betapa lemahnya pasukan Israel dalam melawan serangan mereka.

“Kami terkejut dengan keruntuhan besar ini,” kata Ali Barakeh, anggota kepemimpinan Hamas di pengasingan, kepada kantor berita tersebut, dilansir Insider.

Barakeh menambahkan bahwa militan Hamas "berencana untuk memperoleh keuntungan dan mengambil tawanan untuk ditukarkan." "Namun kita mendapati tentara Israel seperti macan kertas," katanya.

Pada hari Sabtu, pejuang Hamas melancarkan serangan mendadak melalui laut, udara, dan darat yang tampaknya membuat intelijen Israel lengah, menurut analis militer.

David Khalfa, dari Observatorium Afrika Utara dan Timur Tengah di Fondation Jean-Jaurès, mengatakan kepada France 24 bahwa serangan itu adalah "kegagalan bersejarah" bagi dinas intelijen Israel.

Baca Juga: Bagaimana Hamas Gunakan Drone Sederhana untuk Mengakali Sistem Pertahanan Israel yang Dipuji Banyak Negara?

Bruce Hoffman, peneliti senior bidang kontraterorisme dan keamanan dalam negeri di Dewan Hubungan Luar Negeri, mengatakan kepada NPR bahwa: "Tidak ada badan intelijen nasional yang mahatahu atau tanpa cacat, namun ini hanyalah kegagalan besar."

Israel dianggap memiliki salah satu jaringan intelijen tercanggih di Timur Tengah, dengan badan-badan utama dan informan dimasukkan ke dalam kelompok militer. Demikian ungkap koresponden keamanan BBC Frank Gardner.

Sumber-sumber pemerintah Israel mengatakan kepada Gardner bahwa penyelidikan besar-besaran mengenai kegagalan intelijen Israel dalam memprediksi serangan tersebut kini sedang berlangsung, dan seorang pejabat mengindikasikan bahwa penyelidikan tersebut dapat memakan waktu bertahun-tahun.

Barakeh juga mengatakan kepada AP bahwa Hamas, hingga saat ini, hanya mengerahkan sebagian kecil pasukannya. Dia mengatakan hampir 2.000 pejuang Hamas ambil bagian dalam pertempuran tersebut, dari 40.000 pejuang di Gaza saja.



Angka-angka tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Tak lama setelah Hamas melancarkan serangannya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendeklarasikan "keadaan perang", dengan tujuan untuk melenyapkan kelompok militan tersebut.

Pada hari Senin, Israel mengumumkan “pengepungan total” terhadap Gaza, berjanji untuk memutus aliran listrik, makanan, air, dan bahan bakar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin...
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin Baru Hamas Dijuluki Hantu Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved