ISIS Marawi Diduga Siapkan Serangan di ASEAN, Indonesia Harus Waspada!

Jum'at, 21 Juli 2017 - 13:50 WIB
ISIS Marawi Diduga Siapkan...
ISIS Marawi Diduga Siapkan Serangan di ASEAN, Indonesia Harus Waspada!
A A A
JAKARTA - Jaringan teroris ISIS yang perang melawan pasukan Filipina di Marawi diduga mempersiapkan para militan untuk serangan serupa di wilayah Asia Tenggara (ASEAN) dan Asia Timur. Indonesia diperingatkan untuk waspada.

Peringatan itu muncul dalam laporan Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC), lembaga yang berbasis di Jakarta, pada Jumat (21/7/2017).

Menurut laporan tersebut, jaringan teroris kelompok Maute—sayap Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Filipina selatan—yang berulah di Kota Marawi, ternyata melibatkan Bahrumsyah, pemuda Indonesia yang dilaporkan jadi petinggi ISIS di Suriah.

Bahrumsyah dilaporkan tewas di Suriah beberapa waktu lalu, namun Kementerian Luar Negeri Indonesia tidak bisa mengonfirmasi laporan itu.

Menurut IPAC, Bahrumsyah dan mantan pengajar asal Malaysia, Mahmud Ahmad melakukan perekrutan para militan utnuk merebut Marawi. Keduanya dilaporkan sebagai penyalur dana dari Timur Tengah untuk jaringan teroris di Marawi.

”Operasi Marawi menerima dana langsung dari pusat ISIS dan serangkaian komandonya dijalankan dari Suriah melalui Filipina ke Indonesia dan sekitarnya,” bunyi laporan IPAC yang dilansir Straits Times.

Hampir 100 tentara dan petugas polisi Filipina tewas dalam pertempuran di Marawi. Sedangkan dari kubu militan lebih dari 400 orang terbunuh.

“Marawi telah mengangkat prestise militan Filipina di mata pusat ISIS dan mengilhami ekstremis muda dari seluruh wilayah untuk ingin bergabung,” lanjut laporan IPAC.

IPAC memperingatkan bahwa konflik di Marawi dapat menyebabkan risiko serangan kekerasan yang lebih tinggi di kota-kota lain di Filipina dan di Indonesia serta di Malaysia.

Dugaan persiapan serangan kelompok teroris di Marawi ke sejumlah wilayah ASEAN dan Asia Timur juga terpantau dari pesan di Telegram. Menurut IPAC, para militan melalui Telegram menyerukan serangan di Singapura, Thailand, Burma (Myanmar), Korea Selatan, Jepang dan China.

”Adalah tugas kita untuk melawan mereka dan untuk membawa syariah untuk menggantikan undang-undang yang dimiliki wilayah ini. Pemimpin mereka semua simbol anti-Muslim,” bunyi pesan yang diyakini dari Bahrumsyah, yang disebut sebagai kepala unit tempur ISIS.
(mas)
Berita Terkait
Perbarui Sumpah Lindungi...
Perbarui 'Sumpah' Lindungi Filipina, AS Serahkan Rudal dan Bom
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Sidang Munarman, Saksi...
Sidang Munarman, Saksi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Filipina Hadiri Baiat ISIS di Makassar
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Berita Terkini
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
16 menit yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
25 menit yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
1 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
2 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
3 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved