Massa Pro-Palestina di Australia dan AS Rayakan Serangan Hamas terhadap Israel

Senin, 09 Oktober 2023 - 07:31 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah pernyataan, LMA menuduh Perdana Menteri tersebut munafik setelah mengunjungi Masjid Lakemba pada hari Jumat, berkampanye untuk referendum Voice dan menentang penindasan terhadap penduduk asli Australia.

“Rakyat Bangsa Pertama kita, warga Palestina yang baik, dan bangsa-bangsa lain yang menentang di seluruh dunia harus dianggap sama,” bunyi pernyataan itu.

Sementara itu, di Amerika Serikat (AS), kelompok aktivis mahasiswa dan Muslim pro-Palestina mendukung serangan Hamas terhadap Israel dan mengutuk negara Yahudi tersebut.

Sejumlah kelompok juga mengumumkan demonstrasi untuk mendukung serangan Hamas, yang diwarnai dengan penyusupan ratusan milisi ke Israel dalam serangan mendadak, membantai warga sipil dan tentara, menculik tawanan dan menghujani kota-kota Israel dengan roket.

Dewan Organisasi Muslim AS mengatakan memaklumi serangan terhadap Israel tanpa menyebut Hamas.

“Serangan Israel yang tidak beralasan dan terus-menerus baru-baru ini terhadap kota-kota Palestina, dan kamp-kamp pengungsi telah mengakibatkan hilangnya nyawa warga Palestina secara tragis," kata kelompok tersebut.

“Kami mengutuk pembunuhan warga sipil yang ditargetkan dan tanpa pandang bulu oleh Israel, termasuk anak-anak, wanita, dan orang tua yang tidak bersalah,” lanjut organisasi itu, menyalahkan Israel dan AS atas kekerasan.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), sebuah kelompok hak-hak sipil Muslim terkemuka, menyatakan dukungannya terhadap hak kebebasan rakyat Palestina.

Kelompok ini menyalahkan kebijakan Israel dan AS atas kekerasan tersebut, juga tanpa menyebut Hamas atau aksi teror, dan sependapat dengan pernyataan Dewan Organisasi Muslim.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved