Israel Gempur Jalur Gaza Lewat Udara, 232 Warga Palestina Tewas
Minggu, 08 Oktober 2023 - 09:15 WIB
loading...
Sebanyak 232 warga Palestina tewas dalam serangan udara balasan Israel atas Operasi Badai Al-Aqsa di Jalur Gaza. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JALUR GAZA - Serangan udara Israel di Jalur Gaza yang diluncurkan setelah serangan mendadak Hamas menewaskan sedikitnya 232 warga Palestina. Hal itu diungkapkan Kementerian Kesehatan di wilayah itu.
Dalam pembaruan di akun Facebook-nya, Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan 1.697 warga Palestina juga terluka.
Pihak kementerian menambahkan bahwa tim medisnya bekerja dengan kapasitas penuh untuk menyelamatkan puluhan kasus serius dan kritis di ruang operasi dan unit perawatan intensif, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (8/10/2023).
Baca Juga: Serangan Udara Israel terhadap Operasi Badai Al-Aqsa Tewaskan 161 Warga Palestina
Israel memulai Operasi Pedang Besi di Gaza sebagai pembalasan atas Operasi Badai Al-Aqsa yang dilakukan pasukan Hamas ke Israel pada hari sebelumnya.
"Tentara Israel memulai operasi skala besar untuk membela warga sipil Israel dari serangan gabungan yang dilancarkan Hamas terhadap Israel pagi ini," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Ketua Hamas Ismail Haniyeh menggambarkan serangan itu sebagai epik heroik sebagai respons terhadap agresi Israel terhadap Masjid Al Aqsa dan kekerasan terhadap pemukim Palestina.
Baca Juga: Siapa Mohammed Al-Deif? Komandan Militer Hamas yang Memimpin Operasi Badai Al-Aqsa
Sebelumnya, ratusan pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid al-Aqsa yang menjadi titik konflik selama hari raya Yahudi di Sukkot baru-baru ini.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, mengatakan pihaknya menargetkan lokasi musuh, bandara, dan instalasi militer dengan roket.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang dalam keadaan perang, dan prioritas tentaranya adalah membersihkan kekuatan musuh.
Baca Juga: Intelijen Israel Gagal Memprediksi Operasi Badai Al-Aqsa, Kenapa?
Dalam pembaruan di akun Facebook-nya, Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan 1.697 warga Palestina juga terluka.
Pihak kementerian menambahkan bahwa tim medisnya bekerja dengan kapasitas penuh untuk menyelamatkan puluhan kasus serius dan kritis di ruang operasi dan unit perawatan intensif, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (8/10/2023).
Baca Juga: Serangan Udara Israel terhadap Operasi Badai Al-Aqsa Tewaskan 161 Warga Palestina
Israel memulai Operasi Pedang Besi di Gaza sebagai pembalasan atas Operasi Badai Al-Aqsa yang dilakukan pasukan Hamas ke Israel pada hari sebelumnya.
"Tentara Israel memulai operasi skala besar untuk membela warga sipil Israel dari serangan gabungan yang dilancarkan Hamas terhadap Israel pagi ini," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Ketua Hamas Ismail Haniyeh menggambarkan serangan itu sebagai epik heroik sebagai respons terhadap agresi Israel terhadap Masjid Al Aqsa dan kekerasan terhadap pemukim Palestina.
Baca Juga: Siapa Mohammed Al-Deif? Komandan Militer Hamas yang Memimpin Operasi Badai Al-Aqsa
Sebelumnya, ratusan pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid al-Aqsa yang menjadi titik konflik selama hari raya Yahudi di Sukkot baru-baru ini.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, mengatakan pihaknya menargetkan lokasi musuh, bandara, dan instalasi militer dengan roket.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang dalam keadaan perang, dan prioritas tentaranya adalah membersihkan kekuatan musuh.
Baca Juga: Intelijen Israel Gagal Memprediksi Operasi Badai Al-Aqsa, Kenapa?
(ian)
Lihat Juga :