Komandan Militer Israel Ditangkap Hamas dalam Operasi Badai Al-Aqsa
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok ini juga aktif di Tepi Barat dan melancarkan beberapa serangan terhadap warga Israel di sana.
Israel tahun lalu mengatakan serangkaian serangan terhadap kepemimpinannya telah "membuat mereka mundur beberapa dekade".
Sebelumnya, sayap militer Hamas, Brigade Qassim, telah merilis sebuah video yang menunjukkan setidaknya tiga pria berpakaian sipil ditawan oleh militan, mengklaim ketiganya adalah tentara Israel.
Video tersebut, yang dilihat di media sosial, mengklaim para tawanan tersebut adalah "musuh" yang ditangkap selama serangan.
Kantor berita AFP mengatakan video tersebut diawali dengan teks berbahasa Arab yang menyatakan "Gambar Brigade al-Qassim menangkap beberapa tentara musuh selama" operasi Palestina. Tanda-tanda dalam bahasa Ibrani di latar belakang menunjukkan bahwa video tersebut direkam di sisi Israel di persimpangan Erez antara Israel dan Jalur Gaza.
Sementara itu, kepala diplomasi Eropa, Josep Borrell, mengecam laporan adanya warga sipil yang disandera. Dia menyebut tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan menuntut pembebasan mereka.
Israel tahun lalu mengatakan serangkaian serangan terhadap kepemimpinannya telah "membuat mereka mundur beberapa dekade".
Sebelumnya, sayap militer Hamas, Brigade Qassim, telah merilis sebuah video yang menunjukkan setidaknya tiga pria berpakaian sipil ditawan oleh militan, mengklaim ketiganya adalah tentara Israel.
Video tersebut, yang dilihat di media sosial, mengklaim para tawanan tersebut adalah "musuh" yang ditangkap selama serangan.
Kantor berita AFP mengatakan video tersebut diawali dengan teks berbahasa Arab yang menyatakan "Gambar Brigade al-Qassim menangkap beberapa tentara musuh selama" operasi Palestina. Tanda-tanda dalam bahasa Ibrani di latar belakang menunjukkan bahwa video tersebut direkam di sisi Israel di persimpangan Erez antara Israel dan Jalur Gaza.
Sementara itu, kepala diplomasi Eropa, Josep Borrell, mengecam laporan adanya warga sipil yang disandera. Dia menyebut tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan menuntut pembebasan mereka.
Lihat Juga :