Presiden Belarusia: AS Dorong Rusia Gunakan Senjata Nuklir

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 16:56 WIB
loading...
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menuding keterlibatan AS dalam perang Ukraina mendorong perang nuklir. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa dengan mempersenjatai Ukraina, Amerika Serikat (AS) mendorong Rusia untuk menggunakan senjata nuklir.

“Saya mendapatkan kesan – sekali lagi saya katakan bahwa ini adalah pendapat saya – bahwa Amerika mendorong Rusia untuk menggunakan senjata yang paling mengerikan. Mereka mempersenjatai Volodymyr Oleksandrovych Zelensky dan pasukannya serta menyediakan rudal jarak jauh. Bahkan rudal mampu terbang sejauh 300 km," kata Lukashenko saat berkunjung ke fasilitas militer di wilayah Brest, dilansir CNN.

Lukashenko menambahkan jika rudal semacam itu menyerang wilayah Rusia, Moskow harus meresponsnya.

“Satu serangan akan masuk jauh ke dalam wilayah Rusia dan responsnya akan sangat besar. Jika tidak, mengapa kita membutuhkan senjata (nuklir) ini?,” kata Lukashenko.

Baca Juga: Kenapa Ambisi Putin Akan Segera Terwujud? Berikut 5 Alasannya

Menurutnya, meningkatnya ketegangan antar negara dapat mengarah pada situasi di mana Rusia “akan menghilangkan tombol merah dan menerapkannya di meja perundingan.”

Dia menambahkan bahwa orang Amerika tidak mengkhawatirkan keselamatan mereka “karena mereka berada di seberang lautan.”

Komentar Lukashenko muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis mengatakan bahwa ada kemungkinan untuk mencabut ratifikasi perjanjian yang melarang uji coba nuklir.

Sehari setelah komentar Putin, Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin mengatakan Dewan Duma Negara “pasti akan membahas masalah pencabutan ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif” pada pertemuan mereka berikutnya.

Lukashenko juga mengomentari ketidakpastian nasib bantuan Kongres AS untuk Ukraina, dan menyebutnya sebagai sinyal bagi Ukraina “untuk bergegas, memperluas cakupan serangan balasan dan mengirim lebih banyak pemuda ke sana.”

“Saat ini hal itu ada di mana-mana di media. Mereka menyalahkan Zelensky atas lambatnya serangan balasan. Serangan balasannya tidak berhasil,” kata Lukashenko, sambil mengklaim bahwa “hanya orang-orang tua yang ambil bagian dalam pertempuran tersebut.”

Lukashenko memberikan versinya mengapa AS ingin Ukraina mempercepat serangan balasan. Dia mengklaim Presiden AS Joe Biden dapat menggunakan kemenangan Ukraina di medan perang untuk meningkatkan peringkat dukungan terhadapnya.

“Karena situasi politik, perang ini tidak menambah wibawa Biden dan pemerintah Amerika. Dia (Biden) sudah kalah menurut semua jajak pendapat. Dia membutuhkan semacam kemenangan. Anda perlu memberikan sesuatu untuk bisa menang,” kata Lukashenko.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved