Mengapa 4,4 Juta Pengungsi Afghanistan Jadi Beban bagi Pakistan?

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Masuknya pengungsi pertama dimulai setelah invasi Soviet ke Afghanistan pada tahun 1979, yang mengakibatkan lebih dari tiga juta warga Afghanistan melarikan diri ke Pakistan. Selama bertahun-tahun, banyak dari mereka kembali ke rumah.

Gelombang ini diikuti oleh gelombang kedua pada tahun 2001 ketika Amerika Serikat menginvasi Afghanistan serangan 11 September.

UNHCR mengatakan 1,3 juta pengungsi Afghanistan tinggal di Pakistan, 50 persen di antaranya berada di provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan 24 persen di Balochistan.

Sebuah laporan yang dirilis pada bulan Juli oleh Refugees International, sebuah kelompok kemanusiaan independen yang mengadvokasi para pengungsi, mengatakan bahwa sejak jatuhnya Kabul ke tangan Taliban pada tahun 2021, lebih dari 600.000 warga Afghanistan telah melarikan diri ke Pakistan.

Baca Juga: Jadi Sumber Masalah Keamanan, Pakistan Usir 1,7 Juta Pengungsi Afghanistan

6. Pengungsi Afghanistan yang Terlibat Kejahatan Jadi Target Utama

Mengapa 4,4 Juta Pengungsi Afghanistan Jadi Beban bagi Pakistan?

Foto/Reuters

Pemerintah belum mengungkapkan rencana apa pun tentang bagaimana mereka akan mendeportasi orang-orang yang tidak memiliki dokumen.

Tugas untuk mengidentifikasi mereka telah diberikan kepada Kementerian Dalam Negeri, dan polisi daerah serta Badan Investigasi Federal akan melaksanakan deportasi.

Pihak berwenang mengatakan satuan tugas akan dibentuk untuk memulai tindakan keras setelah batas waktu 1 November, dan warga Afghanistan yang tidak memiliki dokumentasi akan diserahkan kepada pejabat Afghanistan kecuali mereka dicari oleh pihak berwenang karena dugaan kegiatan kriminal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved