Inggris-India Teken Kerjasama Peningkatan Produksi Vaksin Covid-19

Selasa, 04 Agustus 2020 - 01:07 WIB
loading...
Inggris-India Teken...
Inggris menyatakan pihaknya telah bermitra dengan produsen obat India, Wockhardt untuk meningkatkan pembuatan vaksin Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Inggris menyatakan pihaknya telah bermitra dengan produsen obat India , Wockhardt untuk meningkatkan pembuatan vaksin Covid-19 . London berharap perusahaan itu dapat mulai bekerja secepatnya pada bulan depan.

Perjanjian tersebut akan membuat Wockhardt melakukan tahap mengisi dan menyelesaikan proses pembuatan, yang melibatkan pengeluaran bahan vaksin yang diproduksi ke dalam botol yang siap untuk didistribusikan.

( Baca juga: Positif Covid-19 Terus Naik, Epidemiolog: Tak Akan Turun Kecuali Ada Vaksin )

"Kami telah mendapatkan kapasitas tambahan untuk memproduksi jutaan dosis beberapa kandidat Covid-19, menjamin pasokan vaksin yang kami butuhkan untuk melindungi orang-orang di Inggris dengan cepat dan dalam jumlah besar,” kata Menteri Bisnis Inggris, Alok Sharma seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (4/8/2020).

Terkait dengan vaksin, sebelumnya Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko mengatakan, pihaknya berencana untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dalam skala besar pada Oktober mendatang. Murashko mengatakan, vaksinasi itu akan dilakukan saat pengembangan vaksin itu rampung.

Murashko mengatakan, Gamaleya Institute, sebuah fasilitas penelitian negara di Moskow, telah menyelesaikan uji klinis vaksin dan dokumen sedang dipersiapkan untuk mendaftarkannya. ( Baca juga: Ridwan Kamil Siap Disuntik Calon Vaksin COVID-19 asal China )

Dia mengatakan, dokter dan guru akan menjadi orang pertama yang divaksinasi. "Kami merencanakan vaksinasi yang lebih luas untuk Oktober," kata Murashko.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved