Nagorno-Karabakh Nyaris Kosong setelah 100.000 Penduduk Lari ke Armenia

Minggu, 01 Oktober 2023 - 15:27 WIB
loading...
A A A
Armenia menuduh Azerbaijan melakukan kampanye "pembersihan etnis" untuk membersihkan Nagorno-Karabakh dari penduduk etnis Armenia.

Namun Baku membantah klaim tersebut dan secara terbuka meminta penduduk etnis Armenia di wilayah tersebut untuk tetap tinggal dan “berintegrasi kembali” ke Azerbaijan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan akan mengirimkan misi ke Nagorno-Karabakh akhir pekan ini, terutama untuk menilai kebutuhan kemanusiaan. Ini menjadi yang pertama kalinya badan internasional tersebut memiliki akses ke wilayah Nagorno-Karabakh dalam waktu sekitar 30 tahun.

Armenia telah meminta pengadilan tertinggi PBB untuk mengambil tindakan segera guna melindungi penduduk daerah kantong tersebut.

Yerevan juga mendesak Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memastikan bahwa Azerbaijan tidak akan menggusur etnis Armenia yang tersisa di Nagorno-Karabakh atau mencegah "kembalinya dengan aman dan cepat" mereka yang telah melarikan diri.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah pada hari Jumat mengumumkan permohonan darurat sebesar 20 juta Franc Swiss ($22 juta) untuk membantu para pengungsi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved