Pentagon Ungkap Kesepakatan Militer dengan Elon Musk, Ini Isinya
Jum'at, 29 September 2023 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Namun, meskipun Musk menyatakan keengganan terlibat dalam pertempuran tersebut, kontrak Angkatan Luar Angkasa AS yang baru akan membuat SpaceX secara efektif menyewakan sebagian jaringan Starlink-nya ke Pentagon, menyediakan layanan melalui satelit yang sama, menurut Bloomberg.
“Dengan batas harga USD70 juta, kesepakatan itu menyediakan layanan menyeluruh Starshield melalui konstelasi Starlink, terminal pengguna, peralatan tambahan, manajemen jaringan, dan layanan terkait lainnya,” ungkap juru bicara Angkatan Udara Ann Stefanek kepada Bloomberg News.
Baca juga: Profil Viktor Sokolov, Komandan Rusia yang Dikabarkan Tewas oleh Ukraina
Outlet tersebut mencatat perusahaan kedirgantaraan Musk sekarang bersaing mendapatkan hampir USD1 miliar kontrak Pentagon yang diperpanjang hingga tahun 2028, karena Angkatan Luar Angkasa berupaya menggunakan kembali satelit komunikasi yang ada untuk penggunaan militer sebagai bagian dari program “Orbit Bumi Rendah yang Berkembang”.
Musk mendapat kecaman dari pejabat AS atas keputusan SpaceX di Ukraina, setelah diduga menolak tuntutan Kiev menggunakan jaringan Starlink untuk membantu serangan terhadap armada Laut Hitam Rusia tahun lalu.
Penulis biografi miliarder tersebut, Walter Isaacson, mengungkapkan awal bulan ini bahwa Musk telah mengembangkan “Starlink versi militer” sebagai cara untuk lepas tangan dari proyek tersebut.
“Dengan batas harga USD70 juta, kesepakatan itu menyediakan layanan menyeluruh Starshield melalui konstelasi Starlink, terminal pengguna, peralatan tambahan, manajemen jaringan, dan layanan terkait lainnya,” ungkap juru bicara Angkatan Udara Ann Stefanek kepada Bloomberg News.
Baca juga: Profil Viktor Sokolov, Komandan Rusia yang Dikabarkan Tewas oleh Ukraina
Outlet tersebut mencatat perusahaan kedirgantaraan Musk sekarang bersaing mendapatkan hampir USD1 miliar kontrak Pentagon yang diperpanjang hingga tahun 2028, karena Angkatan Luar Angkasa berupaya menggunakan kembali satelit komunikasi yang ada untuk penggunaan militer sebagai bagian dari program “Orbit Bumi Rendah yang Berkembang”.
Musk mendapat kecaman dari pejabat AS atas keputusan SpaceX di Ukraina, setelah diduga menolak tuntutan Kiev menggunakan jaringan Starlink untuk membantu serangan terhadap armada Laut Hitam Rusia tahun lalu.
Penulis biografi miliarder tersebut, Walter Isaacson, mengungkapkan awal bulan ini bahwa Musk telah mengembangkan “Starlink versi militer” sebagai cara untuk lepas tangan dari proyek tersebut.
Lihat Juga :