Inilah Kapal Selam Hai Kun, Senjata Ajaib Taiwan untuk Melawan China

Jum'at, 29 September 2023 - 11:26 WIB
loading...
A A A
"Taiwan harus mengambil langkah ini dan membiarkan kebijakan pertahanan nasional yang mandiri tumbuh dan berkembang di wilayah kita," ujar Tsai, yang dilansir BBC.

Pengumuman tersebut muncul di tengah peringatan berulang kali dari para pejabat Taiwan mengenai aktivitas militer China di wilayah udara dan perairan sekitar pulau tersebut, di mana Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng baru-baru ini merujuk pada serangkaian latihan darat, laut, udara, dan amfibi yang dilakukan oleh Republik Rakyat China.

Proyek kapal selam ini diluncurkan pada tahun 2016 dan telah menelan biaya lebih dari USD1,5 miliar bagi Taipei, dengan prototipe pertama diberi nama “Hai Kun”—atau “monster laut” dalam bahasa China.

Sesuai dengan julukannya, pengembang kapal selam tersebut, CSBC Corp, menggambarkan kapal tersebut sebagai “senjata ajaib" dalam peperangan asimetris dengan China, sebuah klaim yang digaungkan oleh pemimpin Taiwan pada hari Kamis.

Perwakilan Kementerian Pertahanan China menanggapi berita tersebut dalam konferensi pers harian pada hari Kamis. Ketika ditanya tentang perangkat keras baru tersebut dan apakah perangkat tersebut dapat mencegah Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) memasuki Pasifik jika terjadi konflik, juru bicara Wu Qian menolak gagasan tersebut dan menyebutnya sebagai “omong kosong".

“Ini hanyalah belalang sembah yang mencoba menggunakan senjatanya untuk menghentikan kereta, dan pada akhirnya akan menyebabkan kehancurannya sendiri,” kata Wu, merujuk pada upaya modernisasi militer Taiwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved