Komponen Eropa Ditemukan di Drone Iran yang Dipakai Rusia, Ini Daftarnya

Jum'at, 29 September 2023 - 01:51 WIB
loading...
A A A
Sedangkan juru bicara STMicroelectronics mengatakan: “Kami bekerja dengan lebih dari 200.000 pelanggan dan ribuan mitra di seluruh dunia. Kami tidak mengizinkan atau membiarkan penggunaan produk kami di luar tujuan yang dimaksudkan."

“Kami memiliki program kepatuhan perdagangan global yang komprehensif yang melaluinya kami mematuhi semua peraturan dan regulasi perdagangan internasional. Kami memiliki program kepatuhan pengendalian ekspor internal yang berisi pelatihan dan prosedur untuk memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan pengendalian ekspor. Sebagai bagian dari program tersebut, kami memberikan pedoman kepada saluran penjualan kami untuk memastikan setiap pihak dalam rantai pasokan kami memahami tanggung jawabnya untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Juru bicara Infineon mengatakan pihaknya tidak menjual komponen ke Iran dan telah melikuidasi operasinya di Rusia pada Maret tahun lalu.

“Secara umum, kepatuhan terhadap undang-undang yang berlaku adalah hal yang paling penting bagi Infineon, dan kami telah menetapkan kebijakan dan proses yang kuat untuk mematuhi undang-undang tersebut. Kami menginstruksikan pelanggan kami termasuk distributor untuk hanya melakukan penjualan berturut-turut sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

“Terbukti sulit untuk mengontrol penjualan sepanjang masa pakai suatu produk. Namun, kami telah mengambil langkah-langkah ekstensif untuk memastikan kepatuhan terhadap sanksi terhadap Rusia yang bertujuan tidak hanya untuk mematuhi ketentuan yang tertulis tetapi juga dengan semangat sanksi tersebut,” sambungnya.

Dalam model Shahed-131, para ahli Ukraina mengidentifikasi sirkuit manajemen daya terintegrasi 14 saluran yang dapat disesuaikan dan mikroprosesor yang dibuat oleh perusahaan Belanda NXP Semiconductor serta transistor daya dan sirkuit terintegrasi dari International Rectifier.

Mikrokontroler 32-bit, prosesor 32-bit, mikrokontroler dengan memori flash internal dan pengatur penurunan tegangan sangat rendah dengan inhibitor yang dibuat oleh STMicroelectronics juga ditemukan, dan chip pelacak GPS yang dibuat oleh perusahaan Swiss U-blox.

Baca Juga: Ukraina Minta Rudal Jarak Jauh Barat untuk Serang Iran dan Suriah

Juru bicara U-blox mengatakan: “U-blox mengutuk keras invasi Rusia ke Ukraina. Segera setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, U-blox menghentikan semua penjualan ke Rusia, Belarusia, dan wilayah yang diduduki tentara Rusia di Ukraina, terlepas dari tujuan penggunaannya. Baru-baru ini, U-blox juga memutuskan untuk tidak menjualnya ke anggota Uni Ekonomi Eurasia (zona perdagangan bebas dengan Rusia)."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved