10 Fakta Menarik Revolusi Oktober, Salah Satunya Terjadi di Bulan November

Rabu, 27 September 2023 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Vladimir Lenin dan Leon Trotsky adalah dalang Revolusi Oktober. Lenin telah membentuk Partai Bolshevik dan berada di pengasingan hingga sebelum revolusi dimulai; sementara Trotsky adalah anggota Komite Sentral Bolshevik.

8. Tidak semua orang mengapresiasi kepemimpinan baru

Kepemimpinan adalah cara untuk menyebut bentuk pemerintahan yang digunakan Lenin dan rakyatnya untuk memerintah Rusia. Setelah revolusi dan setelah mereka mengambil alih, Lenin dan timnya membentuk Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia, sebuah kediktatoran Bolshevik.

Namun, itu bukanlah hal yang sama dan akhirnya. Perang saudara pecah tak lama setelah itu pada tahun 1917 ketika kaum Bolshevik di bawah pimpinan Lenin yang menamakan diri mereka ‘Tentara Merah’ berperang dengan ‘Tentara Putih’, sejumlah kelompok anti-Bolshevik.

9. Perang berdarah

Perang saudara berakhir lebih buruk daripada revolusi. Perang tersebut berlangsung hingga tahun 1922, meskipun di beberapa daerah perang tersebut baru padam pada tahun 1930.

Negara ini baru saja keluar dari Perang Dunia I yang berdarah dan perang saudara bagaikan menambahkan garam pada luka. Lebih dari 5 juta orang kehilangan nyawa karena ketidakstabilan; perang saudara, kelaparan, kelaparan, dan penyakit.

Pada bulan Juli 1917, antara Revolusi Februari dan Oktober, dan setelah Nicholas II turun tahta, Menteri Perang yang baru Alexander Kerensky memutuskan untuk menyerang Jerman. Mereka memutuskan untuk menyerang negara yang sama yang memiliki pangkalan militer industri dan mereka dikalahkan lagi, dalam apa yang dikenal sebagai Serangan Juli. Perang tersebut begitu dahsyat sehingga masyarakat menuntut agar perang tersebut segera diakhiri.

10. Lenin tidak menikmati hasil kerja kerasnya

Dalang Revolusi Oktober dan komandan Bolshevik meninggal pada Januari 1924 tepat setelah perang saudara berakhir, setelah ia menderita beberapa kali stroke.

Kaum Bolshevik memenangkan salah satu perang saudara paling sengit di abad ke-20, namun pemimpinnya tidak berumur cukup panjang untuk menikmati hasil perang tersebut.

Itu bukanlah akhir dari segalanya; pada tahun 1929, Sekretaris Jenderal Komite Sentral, Josef Stalin mengalahkan pemimpin Tentara Merah Trotsky dan pergi ke pengasingan, menjadikan dirinya (Stalin), diktator de facto Uni Soviet.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved