4 Fakta Sejarah Kegagalan Rusia dalam Mengelola Utang

Rabu, 27 September 2023 - 15:44 WIB
loading...
A A A
Setelah pecahnya Uni Soviet pada tahun 1991, Rusia berhenti membayar sebagian utang luar negeri yang diwarisi dari negara-negara bekas Soviet.

Andrey Vavilov, wakil menteri keuangan Rusia antara tahun 1994 dan 1997, mengatakan Federasi Rusia memiliki utang era Soviet sekitar USD105 miliar pada akhir tahun 1992, dengan utangnya sendiri sebesar USD2,8 miliar.

Karena menerima utang warisan, Klub Paris mengakui Rusia sebagai negara kreditur, tulis Vavilov dalam bukunya "The Russian Public Debt and Financial Meltdowns". Dan ketika Rusia dan kelompok negara tersebut sepakat untuk merestrukturisasi utang sebesar USD28 miliar pada tahun 1996, Rusia diizinkan untuk mengalihkan pembayaran utang besar era Soviet ke dekade berikutnya.

Namun dengan krisis keuangan yang akan segera terjadi, dibutuhkan waktu hingga tahun 2017 untuk melunasi tunggakan di era Komunis.

Baca Juga: Armada AL Rusia Laut Hitam Terus Lancarkan Serangan Balas Dendam setelah Komandan Utamanya Tewas

3. 1998: DEFAULT HUTANG RUBEL

4 Fakta Sejarah Kegagalan Rusia dalam Mengelola Utang

Foto/Reuters

Pada tahun 1997, anjloknya harga minyak memangkas pendapatan ekspor Rusia. Utang luar negeri, yang mencapai hampir 50% dari PDB pada tahun 1995, telah membengkak pada tahun 1998 menjadi 77%, menurut Vavilov, yang menyalahkan pinjaman IMF/Bank Dunia yang besar dan kuat sebagai penyebab tumpukan utang tersebut.

Rusia memperoleh pendapatan pajak yang sangat sedikit dan mengandalkan tagihan Treasury jangka pendek yang dikenal sebagai GKO untuk menutupi pengeluaran. Namun negara ini merasa semakin sulit untuk membalikkan keadaan ini dan segera menghabiskan jumlah yang semakin besar untuk mempertahankan rubel.

“Semakin pemerintah bersikeras bahwa mereka akan mempertahankan mata uangnya dan membayar utangnya, semakin banyak investor yang menyimpulkan sudah waktunya untuk menjual,” kata Chris Miller dalam bukunya “Putinomics: Power and Money in Resurgent Russia”.

Sebulan sebelum gagal bayar, IMF memberikan paket bantuan sebesar USD22,6 miliar, namun “pasar mengharapkan pengumuman tambahan sebesar $20 miliar,” tulis Martin Gilman, perwakilan IMF di Moskow pada saat itu, dalam bukunya “No Precedent , Tidak Ada Rencana: Di Dalam Kegagalan Rusia Tahun 1998".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved