Sejarah Revolusi Bolshevik Rusia, Penggulingan Kekuasaan Oleh Vladimir Lenin
Rabu, 27 September 2023 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Pada Oktober 1917, Bolshevik melancarkan kudeta yang hampir tanpa perlawanan. Mereka menyerbu Istana Musim Dingin, markas pemerintahan sementara, dan menangkap para menterinya. Mereka juga menguasai gedung-gedung penting lainnya di kota-kota besar.
Baca Juga: Armada AL Rusia Laut Hitam Terus Lancarkan Serangan Balas Dendam setelah Komandan Utamanya Tewas
Mereka kemudian membentuk pemerintahan baru yang disebut Dewan Komisar Rakyat (DKR), dengan Lenin sebagai ketua. DKR segera mengeluarkan dekrit-dekrit yang menghapuskan tanah milik bangsawan dan gereja, memberikan tanah kepada petani, mengakui hak-hak nasional daerah-daerah non-Rusia, dan menawarkan perdamaian tanpa aneksasi.
Revolusi Bolshevik Rusia memiliki dampak yang sangat besar bagi sejarah dunia. Revolusi ini menciptakan negara sosialis pertama di dunia yang berdasarkan ideologi Marxisme-Leninisme.
Akan tetapi, revolusi ini juga memicu reaksi keras dari negara-negara kapitalis yang mencoba menggagalkan revolusi dengan mengirimkan pasukan intervensi ke Rusia. Lebih dari itu, Revolusi Bolshevik Rusia juga memberikan pengaruh pada gerakan-gerakan revolusioner di negara-negara lain, seperti China, Vietnam, Kuba, dan negara lainnya.
Baca Juga: Armada AL Rusia Laut Hitam Terus Lancarkan Serangan Balas Dendam setelah Komandan Utamanya Tewas
Mereka kemudian membentuk pemerintahan baru yang disebut Dewan Komisar Rakyat (DKR), dengan Lenin sebagai ketua. DKR segera mengeluarkan dekrit-dekrit yang menghapuskan tanah milik bangsawan dan gereja, memberikan tanah kepada petani, mengakui hak-hak nasional daerah-daerah non-Rusia, dan menawarkan perdamaian tanpa aneksasi.
Revolusi Bolshevik Rusia memiliki dampak yang sangat besar bagi sejarah dunia. Revolusi ini menciptakan negara sosialis pertama di dunia yang berdasarkan ideologi Marxisme-Leninisme.
Akan tetapi, revolusi ini juga memicu reaksi keras dari negara-negara kapitalis yang mencoba menggagalkan revolusi dengan mengirimkan pasukan intervensi ke Rusia. Lebih dari itu, Revolusi Bolshevik Rusia juga memberikan pengaruh pada gerakan-gerakan revolusioner di negara-negara lain, seperti China, Vietnam, Kuba, dan negara lainnya.
(ahm)
Lihat Juga :