Ghana Bangkrut, Awalnya Dipuji Binaan IMF yang Sukses tapi Kini Utang Membengkak

Rabu, 27 September 2023 - 14:31 WIB
loading...
A A A
“Pemerintah pada dasarnya bangkrut. Ini adalah kali ke-17 Ghana terpaksa meminta dana [pinjaman] tersebut sejak negara ini memperoleh kemerdekaan pada tahun 1957. Krisis terbaru ini sebagian disebabkan oleh pandemi virus corona, invasi Rusia ke Ukraina, dan harga pangan dan bahan bakar yang lebih tinggi,” tulis New York Times.

IMF menyajikan rencana penyelamatan yang komprehensif untuk mengatasi utang Ghana, membatasi pengeluaran, meningkatkan pendapatan, dan melindungi populasi yang paling rentan sambil melakukan negosiasi dengan kreditor asing.

Masalah ini menjadi topik diskusi penting di Majelis Umum PBB. Meningkatnya beban utang negara-negara berkembang, yang diperkirakan melebihi USD200 miliar, juga akan menjadi topik diskusi utama lainnya.

Laporan New York Times mencatat bahwa pinjaman IMF baru-baru ini membantu menstabilkan perekonomian dengan mengurangi perubahan mata uang dan meningkatkan kepercayaan. Meski inflasi masih berkisar 40%, namun sudah menurun dari puncaknya sebesar 54% pada bulan Januari.

Pada bulan Mei, presiden Ghana menyampaikan bahwa dana talangan IMF senilai USD3 miliar tidak akan serta-merta menyelesaikan masalah ekonomi negaranya.

Program IMF mengatasi permasalahan penting, namun Tsidi Tsikata, peneliti senior di Pusat Transformasi Ekonomi Afrika di Accra, yang dikutip dalam penelitiannya, mempertanyakan apakah Ghana dapat menghindari kesulitan keuangan serupa.

Ghana Awalnya Dipuji IMF


Ghana pada 2019 dipuji sebagai salah satu kisah sukses di Afrika Sub-Sahara. Negara ini adalah negara pertama yang membebaskan diri dari pemerintahan kolonial pada tahun 1957.

Negara ini membangun demokrasi yang stabil pada tahun 1990-an, mengatasi pergolakan politik selama beberapa dekade. Pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh ekspor kakao, emas, dan—yang terbaru—minyak membantu mengurangi tingkat kemiskinan dari 53 persen pada tahun 1991 menjadi 21 persen pada tahun 2012.

Namun pada tahun 2015, perekonomian Ghana berada dalam masalah, tertatih-tatih karena melebarnya defisit transaksi berjalan dan anggaran, inflasi yang merajalela, dan depresiasi mata uang.

Kredit mengering seiring kenaikan suku bunga dan kredit macet bank yang menumpuk. Akar permasalahan di Ghana adalah pengeluaran pemerintah yang tidak terkendali, sebagian besar untuk membayar gaji pegawai negeri sipil yang terlalu banyak jumlahnya.

Pada awal tahun 2015, Ghana meminta pinjaman sebesar USD918 juta kepada IMF untuk membantu menstabilkan perekonomian. Penasihat IMF, bekerja sama dengan pemerintah Ghana, mengembangkan program yang terdiri dari tiga bagian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Spirit Airlines Tutup...
Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump
Rust Belt Pernah Capai...
Rust Belt Pernah Capai Kejayaan, Kenapa Kini Justru Sinyal Kebangkrutan AS?
Elon Musk: AS 1.000%...
Elon Musk: AS 1.000% Akan Bangkrut
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila, Pelajaran bagi Indonesia
Nabi Gadungan Bikin...
Nabi Gadungan Bikin Panik Warga Satu Negara, Tebar Ketakutan akan Terjadi Banjir Kiamat
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved