Hubungan Makin Mesra, Menteri Israel Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kalinya
Rabu, 27 September 2023 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
“Dan sudah pasti bahwa Inisiatif [Perdamaian] Arab, yang dipresentasikan oleh kerajaan pada tahun 2002, merupakan landasan dari setiap kesepakatan yang akan datang.”
Inisiatif tahun 2002 mengusulkan hubungan Arab dengan Israel sebagai imbalan atas penarikan diri mereka dari Tepi Barat, Yerusalem Timur, Gaza dan Dataran Tinggi Golan, dan resolusi yang adil bagi Palestina.
Delegasi Al Sudairi, yang menyeberang melalui darat dari Yordania, merupakan delegasi pertama dari Arab Saudi yang mengunjungi Tepi Barat sejak Perjanjian Oslo tahun 1993.
Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan negara Palestina merdeka, namun perundingan yang terhenti selama bertahun-tahun dan kekerasan yang mematikan membuat resolusi damai menjadi sebuah impian yang mustahil.
Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas (87) pekan lalu kembali menekankan keraguannya terhadap negara-negara Arab yang membangun hubungan dengan Israel.
“Mereka yang berpikir bahwa perdamaian bisa terwujud di Timur Tengah tanpa rakyat Palestina, melanggar hak nasional mereka secara penuh dan sah adalah sebuah kesalahan,” kata Abbas di hadapan Majelis Umum PBB di New York.
Ketika ditanya apakah akan ada kedutaan Arab Saudi di Yerusalem, Al Sudairi mengingat bahwa dulu ada kedutaan besar di distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, dan mengatakan: “Mudah-mudahan akan ada kedutaan di sana lagi."
Inisiatif tahun 2002 mengusulkan hubungan Arab dengan Israel sebagai imbalan atas penarikan diri mereka dari Tepi Barat, Yerusalem Timur, Gaza dan Dataran Tinggi Golan, dan resolusi yang adil bagi Palestina.
Delegasi Al Sudairi, yang menyeberang melalui darat dari Yordania, merupakan delegasi pertama dari Arab Saudi yang mengunjungi Tepi Barat sejak Perjanjian Oslo tahun 1993.
Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan negara Palestina merdeka, namun perundingan yang terhenti selama bertahun-tahun dan kekerasan yang mematikan membuat resolusi damai menjadi sebuah impian yang mustahil.
Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas (87) pekan lalu kembali menekankan keraguannya terhadap negara-negara Arab yang membangun hubungan dengan Israel.
“Mereka yang berpikir bahwa perdamaian bisa terwujud di Timur Tengah tanpa rakyat Palestina, melanggar hak nasional mereka secara penuh dan sah adalah sebuah kesalahan,” kata Abbas di hadapan Majelis Umum PBB di New York.
Ketika ditanya apakah akan ada kedutaan Arab Saudi di Yerusalem, Al Sudairi mengingat bahwa dulu ada kedutaan besar di distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, dan mengatakan: “Mudah-mudahan akan ada kedutaan di sana lagi."
(mas)
Lihat Juga :