Siap Berperang Melawan China, Militer Filipina Pindahkan Penghalang Terapung di Laut China Selatan
Senin, 25 September 2023 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Kedutaan Besar China di Manila tidak menanggapi permintaan komentar.
China mengklaim 90% wilayah Laut Cina Selatan, tumpang tindih dengan zona ekonomi eksklusif Vietnam, Malaysia, Brunei, Indonesia, dan Filipina. Beijing merebut Scarborough Shoal pada tahun 2012 dan memaksa nelayan dari Filipina melakukan perjalanan lebih jauh untuk mendapatkan tangkapan yang lebih kecil.
Personel penjaga pantai dan biro perikanan Filipina menemukan penghalang terapung, yang panjangnya diperkirakan 300 m. "Itu ditemukan saat kita saat melakukan patroli rutin pada hari Jumat di dekat perairan dangkal tersebut, yang secara lokal dikenal sebagai Bajo de Masinloc," ungkap Komodor Jay Tarriela, juru bicara penjaga pantai Filipina.
“Kita harus sangat berhati-hati (untuk tidak melakukan) kesalahan langkah diplomatik apa pun,” kata Tarriela.
Tarriela mengatakan, menurut nelayan Filipina, penjaga pantai China biasanya memasang penghalang seperti itu ketika mereka memantau sejumlah besar nelayan di wilayah tersebut, kemudian melepasnya nanti.
China mengklaim 90% wilayah Laut Cina Selatan, tumpang tindih dengan zona ekonomi eksklusif Vietnam, Malaysia, Brunei, Indonesia, dan Filipina. Beijing merebut Scarborough Shoal pada tahun 2012 dan memaksa nelayan dari Filipina melakukan perjalanan lebih jauh untuk mendapatkan tangkapan yang lebih kecil.
Personel penjaga pantai dan biro perikanan Filipina menemukan penghalang terapung, yang panjangnya diperkirakan 300 m. "Itu ditemukan saat kita saat melakukan patroli rutin pada hari Jumat di dekat perairan dangkal tersebut, yang secara lokal dikenal sebagai Bajo de Masinloc," ungkap Komodor Jay Tarriela, juru bicara penjaga pantai Filipina.
“Kita harus sangat berhati-hati (untuk tidak melakukan) kesalahan langkah diplomatik apa pun,” kata Tarriela.
Tarriela mengatakan, menurut nelayan Filipina, penjaga pantai China biasanya memasang penghalang seperti itu ketika mereka memantau sejumlah besar nelayan di wilayah tersebut, kemudian melepasnya nanti.
(ahm)
Lihat Juga :