Awan Oranye Mirip Bara Api Muncul di Langit AS usai Badai Ganas

Kamis, 30 April 2020 - 00:12 WIB
loading...
A A A
Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) AS, awan mammatus adalah formasi dengan tonjolan bulat, halus, seperti karung yang tergantung di bawah awan. "Awan mammatus sering menyertai badai petir parah, tetapi tidak menghasilkan cuaca buruk; mereka juga bisa menyertai badai yang tidak parah," kata NOAA.

Kantor Prakiraan Cuaca Inggris mengatakan awan seperti itu adalah beberapa formasi awan yang paling tidak biasa dan khas. Awan itu biasanya terbentuk sebagai akibat dari turbulensi udara di dalam struktur cumulonimbus besar.

"Awan mammatus umumnya terbentuk di cumulonimbus yang paling tidak stabil, artinya ada hujan es, hujan lebat dan kilat di sekitarnya, dan jika udara cukup dingin selama musim dingin mereka dapat menghasilkan salju," kata kantor tersebut.

Badai petir hebat yang berdampak pada Oklahoma terus bergerak ke tenggara, membawa angin kencang ke daerah Houston. Pihak CenterPoint Energy mengatakan kepada KTRK-TV bahwa hampir 160.000 pelanggan terputus dari akses listrik ketika badai besar melanda daerah Houston.

Layanan Cuaca Nasional (NWS) AS memperingatkan penduduk di dekat Pantai Teluk Texas tentang kondisi yang berpotensi mengancam jiwa. Menurut prakiraan cuaca, tornado mungkin muncul pada hari Rabu waktu setempat. Sedangkan ancaman yang lebih besar adalah angin yang merusak. Embusan dari kekuatan badai lebih dari 75 mph kemungkinan akan terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved