Memanas, Niger Larang Pesawat Prancis Masuk Wilayah Udaranya!
Senin, 25 September 2023 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Negara Afrika Barat tersebut kemudian mengumumkan pada 6 Agustus bahwa mereka menutup wilayah udaranya karena ancaman intervensi dari negara-negara tetangga, ketika Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) mengancam akan melakukan tindakan militer untuk memulihkan Presiden terpilih Mohamed Bazoum yang telah digulingkan dalam kudeta militer 26 Juli lalu.
Prancis telah berulang kali mendukung blok Afrika Barat, dan hubungan antara Paris dan Niamey berada pada titik terendah sejak kudeta yang menggulingkan Bazoum.
Pada hari Minggu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa pihaknya memutuskan akan menarik ribuan tentara, duta besar dan para diplomat Paris dari Niger.
“Prancis telah memutuskan untuk menarik duta besarnya. Dalam beberapa jam ke depan duta besar kami dan beberapa diplomat akan kembali ke Prancis,” kata Macron kepada stasiun televisi France 2.
“Dan kami akan mengakhiri kerja sama militer kami dengan pihak berwenang Niger,” lanjut Macron, seraya menambahkan bahwa sekitar 1.500 tentara Prancis akan kembali ke negaranya dalam beberapa bulan mendatang.
Prancis telah berulang kali mendukung blok Afrika Barat, dan hubungan antara Paris dan Niamey berada pada titik terendah sejak kudeta yang menggulingkan Bazoum.
Pada hari Minggu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa pihaknya memutuskan akan menarik ribuan tentara, duta besar dan para diplomat Paris dari Niger.
“Prancis telah memutuskan untuk menarik duta besarnya. Dalam beberapa jam ke depan duta besar kami dan beberapa diplomat akan kembali ke Prancis,” kata Macron kepada stasiun televisi France 2.
“Dan kami akan mengakhiri kerja sama militer kami dengan pihak berwenang Niger,” lanjut Macron, seraya menambahkan bahwa sekitar 1.500 tentara Prancis akan kembali ke negaranya dalam beberapa bulan mendatang.
(mas)
Lihat Juga :