Norwegia Tangkap Eks Komandan Tentara Bayaran Wagner saat Mencoba Kembali ke Rusia

Sabtu, 23 September 2023 - 20:18 WIB
loading...
Norwegia Tangkap Eks...
Andrei Medvedev, mantan komandan tentara bayaran Wagner Rusia yang ditangkap di Norwegia. Foto/REUTERS
A A A
OSLO - Polisi Norwegia telah menangkap mantan komandan kelompok tentara bayaran Wagner karena diduga mencoba melintasi perbatasan secara ilegal untuk kembali ke Rusia.

Andrei Medvedev melarikan diri dari Rusia awal tahun ini dan mencari suaka di Norwegia. Pengacaranya telah mengonfirmasi penangkapan Medvedev pada Sabtu (23/9/2023).

Medvedev, yang melarikan diri dari Rusia pada bulan Januari lalu melalui perbatasan Arktik dengan Norwegia, menggambarkan dirinya kabur ketika Garda Rusia melepaskan tembakan ke arahnya.

Baca Juga: Ukraina: Serangan Rudal di Markas Besar AL Rusia, 9 Tewas, 2 Jenderal Luka

Dia telah berbicara tentang pertempurannya di Ukraina sebagai bagian dari kelompok Wagner.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam bahwa seorang pria yang berusia 20-an tahun telah ditahan karena mencoba melintasi perbatasan Rusia secara ilegal, namun tidak menyebutkan namanya.

Seorang petugas polisi setempat Finnmark menolak memberikan identitas pria yang ditangkap tersebut.

Melintasi perbatasan ke Rusia hanya diperbolehkan di titik-titik yang telah ditentukan.

Namun penangkapan Andrei Medvedev disebabkan oleh kesalahpahaman, kata pengacaranya yang berasal dari Norwegia, Brynjulf Risnes, kepada kantor berita Reuters.

“Dia berada di sana untuk melihat apakah dia bisa menemukan tempat di mana dia menyeberang (ke Norwegia pada bulan Januari). Dia dihentikan ketika dia berada di dalam taksi. Dia tidak pernah berada di dekat perbatasan. Dia tidak pernah berniat untuk menyeberangi perbatasan (ke Rusia)," kata Brynjulf Risnes.

Pada saat kedatangannya di Norwegia, Medvedev mengatakan dia mencari suaka karena dia takut akan nyawanya setelah menyaksikan pembunuhan dan penganiayaan terhadap tahanan Rusia yang dibawa ke garis depan di Ukraina.

Pelariannya pada bulan Januari menjadi berita utama di seluruh dunia sebagai contoh langka seseorang yang membelot ke negara Barat sambil mengaku telah berjuang untuk Rusia sebagai tentara bayaran dalam perang di Ukraina.

Namun pada bulan Mei, dia mengatakan dalam sebuah video yang di-posting di YouTube bahwa dia ingin kembali ke Rusia meskipun dia yakin hal ini dapat membahayakan nyawanya, dan menggambarkan dirinya sebagai “semacam anak laki-laki dalam pertandingan besar” yang tidak lagi dia inginkan.

Risnes mengatakan Medvedev mempunyai hak untuk kembali ke Rusia jika dia menginginkannya, namun "banyak perubahan perlu dilakukan" agar dapat kembali dengan selamat.

Pada bulan April, Medvedev dihukum di Norwegia karena terlibat dalam perkelahian di bar dan membawa senapan angin tetapi dibebaskan. Dia kemudian berkata bahwa dia menatap masa depan dan mengharapkan suaka.

Pendiri Wagner; Yevgeny Prigozhin, terbunuh pada 23 Agustus ketika sebuah jet pribadi yang dia gunakan jatuh di Rusia dalam keadaan yang tidak dapat dijelaskan, hanya dua bulan setelah dia mengirim tentara bayarannya memberontak terhadap kepemimpinan militer Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved