Pakar: NATO Bantu Ukraina Serang Markas Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol
Sabtu, 23 September 2023 - 05:45 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka bisa meluncurkan drone. Kemarin kami melihat serangan drone besar-besaran; kemungkinan besar mereka sedang memeriksa kesiapan (pertahanan udara Rusia). Kita menangkis serangan itu dan menembak jatuh semuanya. (…) Faktanya adalah para pelaut Laut Hitam kita sudah siap untuk situasi seperti itu," ujar dia.
Dandykin mencatat militer Rusia akan menganalisis dari mana serangan itu berasal dan melihat lebih dekat sisa pasukan militer Ukraina di Odessa.
“Mereka menyerang, menurut pemahaman saya, terutama dari selatan Ukraina, dari Odessa,” ungkap pakar tersebut.
“Kita harus memperhitungkan ini mungkin satu-satunya hal yang mampu mereka lakukan saat ini ketika serangan balasan mereka gagal. Ini berarti menyerang wilayah kita, menembaki wilayah Bryansk, Belgorod, Kursk. Ini berarti menyerang wilayah Kherson, wilayah Kherson, dan wilayah Kherson. Wilayah Zaporozhye, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, dan, karenanya, menyerang Donetsk dan Gorlovka yang telah lama menderita,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Di sini mereka tidak menyisihkan peluru, meskipun mereka selalu mengeluh bahwa mereka tidak punya cukup peluru."
“(Presiden AS Joe) Biden juga memberi mereka munisi tandan. Ini murni pembantaian, karena (orang Ukraina) menembaki warga sipil. Kita harus lebih waspada dan efektif,” pungkas Dandykin.
Dandykin mencatat militer Rusia akan menganalisis dari mana serangan itu berasal dan melihat lebih dekat sisa pasukan militer Ukraina di Odessa.
“Mereka menyerang, menurut pemahaman saya, terutama dari selatan Ukraina, dari Odessa,” ungkap pakar tersebut.
“Kita harus memperhitungkan ini mungkin satu-satunya hal yang mampu mereka lakukan saat ini ketika serangan balasan mereka gagal. Ini berarti menyerang wilayah kita, menembaki wilayah Bryansk, Belgorod, Kursk. Ini berarti menyerang wilayah Kherson, wilayah Kherson, dan wilayah Kherson. Wilayah Zaporozhye, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, dan, karenanya, menyerang Donetsk dan Gorlovka yang telah lama menderita,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Di sini mereka tidak menyisihkan peluru, meskipun mereka selalu mengeluh bahwa mereka tidak punya cukup peluru."
“(Presiden AS Joe) Biden juga memberi mereka munisi tandan. Ini murni pembantaian, karena (orang Ukraina) menembaki warga sipil. Kita harus lebih waspada dan efektif,” pungkas Dandykin.
(sya)
Lihat Juga :