Polandia Berubah Sikap Soal Bantuan Senjata untuk Ukraina, Ini Alasannya

Jum'at, 22 September 2023 - 23:01 WIB
loading...
Polandia Berubah Sikap...
Kendaraan lapis baja Polandia mengambil bagian dalam parade Hari Tentara Nasional Polandia di Katowice, Polandia, 15 Agustus 2019. Foto/Agencja Gazeta/Kamila Kotusz/REUTERS
A A A
WARSAWA - Pemerintah Polandia berusaha mengabaikan ancaman Perdana Menteri (PM) Mateusz Morawiecki untuk menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina.

Juru bicara pemerintah Piotr Muller menekankan Polandia akan terus mengirimkan pasokan militer ke Ukraina berdasarkan perjanjian yang ada.

“Polandia hanya melaksanakan pasokan amunisi dan persenjataan yang telah disepakati sebelumnya, termasuk yang dihasilkan dari kontrak yang ditandatangani dengan Ukraina,” ujar juru bicara tersebut.

Dia mencatat Polandia “secara konsisten membantu” Kiev dalam konflik tersebut.

Pernyataannya muncul setelah Morawiecki pada Kamis menyatakan Warsawa tidak akan lagi memberikan senjata kepada militer Ukraina dan sebaliknya akan fokus mempersenjatai pasukannya sendiri dengan senjata modern.

“Pihak berwenang Ukraina tidak memahami sejauh mana industri pertanian Polandia telah mengalami destabilisasi akibat impor,” ujar perdana menteri Polandia.

Namun, seorang pejabat pemerintah Polandia, tanpa mau disebutkan namanya, mengatakan kepada Bloomberg bahwa kata-kata perdana menteri tersebut telah disalahartikan.

Baca juga: Pakistan Pasok Senjata ke Ukraina dengan Imbalan Utang IMF Dibantu AS

Pejabat lain menyatakan meskipun Polandia tidak memiliki persenjataan lagi yang dapat disumbangkan, Polandia akan terus melakukan pengiriman amunisi ke Ukraina.

Perselisihan Kiev dengan salah satu pendukung paling setianya selama konflik Rusia-Ukraina terjadi di tengah meningkatnya pertikaian diplomatik mengenai impor gandum Ukraina ke Eropa.

Polandia, bersama Hongaria dan Slovakia, sebelumnya memutuskan menentang keputusan UE yang mencabut embargo gandum Ukraina.

Warsawa menjelaskan langkah sepihak tersebut dengan menyatakan pihaknya melindungi petaninya dan mencegah produk pertanian murah Ukraina membanjiri pasar dan mengganggu industri pertanian.

Kiev menanggapi langkah tersebut dengan mengecamnya sebagai “ilegal” dan mengumumkan mereka akan mengajukan perselisihan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap tiga negara Eropa Timur itu.

Ukraina juga mengancam akan melarang impor buah-buahan dan sayuran Polandia.

Sementara itu, UE telah menuntut agar Warsawa, Budapest, dan Bratislava mencabut larangan mereka karena anggota UE tidak diperbolehkan mengambil tindakan sepihak dalam perdagangan.

Namun, menurut laporan Financial Times, Brussels kini mempertimbangkan apakah akan melindungi ketiga negara tersebut dari gugatan Kiev ke WTO.

Uni Eropa diduga berupaya untuk “mengkoordinasikan” sanggahan hukumnya terhadap gugatan tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
9 IAIN Berubah Jadi...
9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar 11 PTKN yang Beralih Status
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved