Dituduh Selingkuh, Wanita India Dihukum Panggul Suami di Jalanan

Senin, 03 Agustus 2020 - 00:58 WIB
loading...
Dituduh Selingkuh, Wanita...
Seorang wanita India yang dituduh selingkuh dihukum penduduk desa dengan memanggul suaminya dan diarak di jalan umum. Foto/Tangkapan layar video Twitter @Nims_Ahuja
A A A
NEW DELHI - Seorang wanita di negara bagian Madhya Pradesh, India , dihukum memanggul suaminya di pundak dan diarak di jalan umum. Hukuman aneh ini dilakukan para penduduk desa setelah wanita itu dituduh suaminya telah berselingkuh dengan pria lain.

Kejadian di sebuah desa di distrik Jhabua di Madhya Pradesh ini telah membuat marah banyak pengguna media sosial di negara tersebut.

Warga setempat mengunggah video kejadian itu di Twitter pada 30 Juli 2020. Dalam video tersebut, si wanita dipaksa memanggul suami, di mana salah satu warga memukulinya dengan tongkat dan para warga lain meledek serta menertawakannya.

"Seorang wanita malu, dipaksa untuk membawa suami, dan berjalan sementara penduduk desa merekam video. Mengapa? Karena suaminya curiga dia berselingkuh. #NewIndia #WomenEmpowerment," tulis warga bernama Nimisha Ahuja yang mem-posting video tersebut via akun @Nims_Ahuja. (Baca: Gadis 3 Tahun Diperkosa 2 Pria lalu Dibunuh, Diklaim Tumbal Ilmu Hitam )

Video itu juga menunjukkan bahwa ketika wanita itu berjuang berjalan membawa suaminya dalam waktu lama, dia dipukuli dengan tongkat dan dipaksa untuk melanjutkan perjalanan.

Setelah kejadian itu menyebar di Twitter, polisi Jhabua Kotwali mengetahui masalah ini, dan mengeluarkan perintah penangkapan terhadap tujuh pria, termasuk suami wanita itu.

Menurut kantor polisi Jhabua Kotwali yang dilansir Gulf News, Minggu (2/8/2020) insiden itu terjadi di desa Chhapri Ranwas pada Rabu malam pekan lalu.

Menurut laporan media setempat, wanita dan suaminya yang bekerja sebagai buruh migran di negara bagian Gujarat itu telah kembali ke desa mereka baru-baru ini. Setelah mereka kembali, si suami menuduh istrinya memiliki hubungan di luar nikah dengan seorang rekan kerja. Selanjutnya, mertuanya dan tetangga lain di desa memutuskan untuk menghukumnya di depan umum.

Jurnalis senior dan analis politik Chandrabhan Singh Bhadoriya yang berbasis di Jhabua, mengatakan bahwa hukuman kejam seperti itu bukanlah hal baru di Jhabua, Alirajpur, dan distrik Dhar. "Itu adalah kode hukuman kejam yang tidak tertulis di tiga distrik MP (Madhya Pradesh) yang didominasi oleh suku ini. Bahkan perwakilan publik tidak berani ikut campur atau mengutuk tindakan semacam itu di mana wanita yang dikhawatirkan akan menyakiti mereka secara elektoral," tambah wartawan itu.

Tahun lalu, insiden serupa lainnya dilaporkan pada bulan April, di mana seorang wanita harus membawa suaminya sebagai hukuman karena menikahi pria dari kasta yang berbeda.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved