Serangan Rudal Besar-besaran Rusia Gempur Infrastruktur Energi Ukraina

Jum'at, 22 September 2023 - 08:13 WIB
loading...
Serangan Rudal Besar-besaran...
Serangan rudal besar-besaran Rusia gempur infrastruktur energi Ukraina, Kamis (21/9/2023) malam. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Serangan rudal besar-besaran Rusia menghantam infrastruktur energi Ukraina pada Kamis (21/9/2023) malam. Beberapa warga sipil dilaporkan tewas dan terluka.

Operator energi negara Ukraina, Ukrenergo, melaporkan gelombang serangan misil Rusia semalam menandai serangan massal pertama terhadap infrastruktur energi dalam enam bulan terakhir.

Menurut Ukrenergo, fasilitas energi di Ukraina bagian barat dan tengah rusak, menyebabkan pemadaman sebagian di wilayah Rivne, Zhytomyr, Kyiv, Dnipropetrovsk, dan Kharkiv.

Baca Juga: Pentagon Akui Jadikan Ukraina Laboratorium Militer AS

Pasukan Rusia telah berusaha melumpuhkan sistem energi Ukraina dengan serangan besar-besaran selama musim gugur tahun 2022 dan musim dingin tahun 2023, yang menyebabkan seringnya pemadaman listrik dan kurangnya pemanas di seluruh negeri.

Presiden Volodymyr Zelensky memperingatkan pada akhir Juli bahwa Rusia kemungkinan akan menerapkan strategi itu lagi pada musim dingin ini.

Ukrenergo melaporkan bahwa 398 permukiman telah terputus dari jaringan listrik, banyak di antaranya berada di wilayah garis depan wilayah Donetsk, Zaporizhzhia, Kharkiv, Kherson, dan Sumy.

Angkatan Udara Ukraina, seperti dikutip Kyiv Independent, Jumat (22/9/2023), mengeklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menjatuhkan 36 dari 43 rudal yang diluncurkan Rusia, termasuk rudal jelajah Kh-101/Kh-555/Kh-55 dan rudal S-300.

Di seluruh Ukraina, lima orang tewas di Kherson dan lebih dari dua lusin orang terluka akibat serangan dan puing-puing yang berjatuhan, termasuk 10 orang di Kherson, tujuh di kota Kyiv, tiga di Oblast Kyiv, dan 11 di Oblast Cherkasy.

Ukraina Serang Crimea


Sementara itu, Ukraina juga melancarkan serangan terhadap Pangkalan Udara Saky di Crimea yang diduduki Rusia semalam. Serangan ini dikonfirmasi sumber di Dinas Keamanan Ukraina (SBU).

Operasi tersebut mula-mula menggunakan drone untuk menguras sistem pertahanan udara Rusia, diikuti dengan rudal Neptune.

Sumber SBU mengatakan serangan tersebut, yang dilakukan oleh SBU dan Angkatan Laut Ukraina, menyebabkan kerusakan serius pada peralatan Rusia di pangkalan tersebut.

SBU mengatakan bahwa lebih dari selusin pesawat ditempatkan di pangkalan itu, termasuk pesawat pengebom supersonik Su-24 dan pesawat tempur Su-30 serta sistem rudal S-400. Salah satu sistem rudal S-400 dihantam Neptune pada 14 September lalu.

Pangkalan itu juga merupakan rumah bagi pusat pelatihan militer Rusia untuk mengoperasikan drone Mohajer buatan Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved