Jenderal Tertinggi AS: Ukraina Telah Bebaskan 54% Wilayah yang Direbut Rusia

Rabu, 20 September 2023 - 07:23 WIB
loading...
A A A
“Ini tidak terlalu mengejutkan...serangan Ukraina berjalan sedikit lebih lambat dari perkiraan sebelumnya,” kata Milley.

Namun dia juga mengatakan dia yakin dengan kekuatan Ukraina dan keinginan mereka untuk memanfaatkan keuntungan mereka.

“Saat memasuki musim dingin, lahan akan menjadi berlumpur, namun kemudian membeku,” kata Milley. “Tidak ada niat apa pun dari pihak Ukraina untuk berhenti berperang selama musim dingin.”

Sebagian besar pertempuran terjadi melawan posisi-posisi yang sangat dipertahankan dan mengakar—sesuatu yang telah diperingatkan oleh para pejabat militer selama berbulan-bulan.

Namun, Milley mengatakan; “Secara umum, Ukraina telah menembus beberapa lapisan pertahanan ini.”

“Ini belum 100% dapat ditembus, tetapi mereka telah menembus beberapa lapisan dan mereka bergerak sangat lambat, menjaga kekuatan tempur mereka,” imbuh Jenderal Milley.

Meskipun lambatnya kemajuan ini tidak mengherankan bagi para pemimpin militer, hal ini juga terjadi pada saat kemauan politik untuk terus mengirimkan peralatan militer dan bantuan ke Ukraina sedang ditantang di Capitol Hill.

Pada akhir Agustus, Kaukus Kebebasan DPR AS—koalisi perwakilan sayap kanan—bersumpah untuk menentang “cek kosong” untuk Ukraina. Meskipun sebagian besar anggota Parlemen di kedua partai terus mendukung bantuan Amerika, mendapatkan lebih banyak dana bisa menjadi lebih sulit setelah 70 anggota DPR dari Partai Republik mengadakan pemungutan suara pada bulan Juli untuk memotong semua pendanaan Amerika untuk negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved