UEA dan Arab Saudi Kutuk Penyerbuan Ekstremis Israel ke Masjid Al-Aqsa
Rabu, 20 September 2023 - 05:56 WIB
loading...
Polisi Israel mengawal pengunjung Yahudi saat mereka mengunjungi kompleks Masjid al-Aqsa pada 17 September lalu. Foto/Al Arabiya
A
A
A
YERUSALEM - Uni Emirat Arab (UEA) mengutukpenyerbuanekstremis Israel ke Masjid al-Aqsa di bawah perlindungan polisi Zionis, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Kementerian Luar Negeri negara Teluk tersebut mengatakan bahwa situs suci di Yerusalem harus diberikan perlindungan penuh serta menyerukan penghentian pelanggaran serius dan provokatif yang terjadi di sana.
Lokasi yang sering menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina juga dihormati oleh komunitas Yahudi, yang menyebut tempat itu sebagai Temple Mount. Masjid al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam Islam dan dikelola oleh Yordania. Non-Muslim diperbolehkan mengunjungi situs tersebut, tetapi tidak boleh beribadah di sana.
“Kementerian meminta pihak berwenang Israel untuk menghentikan eskalasi, dan menghindari memperburuk ketegangan dan ketidakstabilan di kawasan, menegaskan penolakan UEA terhadap semua praktik yang melanggar resolusi legitimasi internasional dan mengancam eskalasi lebih lanjut,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Terus Diserbu Zionis, Sheikh Ekrima Sabri: Kami Tak akan Biarkan Israel Merusak Masjid Al-Aqsa
Penyerbuantersebut terjadi bertepatan dengan tradisi Yahudi Rosh Hashana atau Tahun Baru Yahudi pada 17 September lalu.
Kementerian Luar Negeri negara Teluk tersebut mengatakan bahwa situs suci di Yerusalem harus diberikan perlindungan penuh serta menyerukan penghentian pelanggaran serius dan provokatif yang terjadi di sana.
Lokasi yang sering menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina juga dihormati oleh komunitas Yahudi, yang menyebut tempat itu sebagai Temple Mount. Masjid al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam Islam dan dikelola oleh Yordania. Non-Muslim diperbolehkan mengunjungi situs tersebut, tetapi tidak boleh beribadah di sana.
“Kementerian meminta pihak berwenang Israel untuk menghentikan eskalasi, dan menghindari memperburuk ketegangan dan ketidakstabilan di kawasan, menegaskan penolakan UEA terhadap semua praktik yang melanggar resolusi legitimasi internasional dan mengancam eskalasi lebih lanjut,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Terus Diserbu Zionis, Sheikh Ekrima Sabri: Kami Tak akan Biarkan Israel Merusak Masjid Al-Aqsa
Penyerbuantersebut terjadi bertepatan dengan tradisi Yahudi Rosh Hashana atau Tahun Baru Yahudi pada 17 September lalu.
Lihat Juga :