7 Perubahan Besar jika Kesepakatan dengan AS dan Arab Saudi Terwujud

Selasa, 19 September 2023 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Murphy, anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat dari Partai Demokrat, mengatakan dia mendukung normalisasi Israel-Saudi dan terbuka untuk meninjau perjanjian yang lebih luas tetapi tidak akan mudah diyakinkan.

Namun, Jared Kushner, yang di bawah Trump mempelopori tiga kesepakatan Arab-Israel yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham, telah mendesak ayah mertuanya untuk mempertimbangkan mendukung upaya Biden sebagai pembenaran atas rekam jejak Trump di Timur Tengah, menurut seseorang yang mengetahui diskusi tersebut.

7. Mendorong Negara Lain Membuka Hubungan Diplomasi dengan Israel

7 Perubahan Besar jika Kesepakatan dengan AS dan Arab Saudi Terwujud

Foto/Reuters

Bagi Netanyahu, hubungan diplomatik dengan Arab Saudi, yang merupakan penjaga dua tempat suci umat Islam, akan menjadi hadiah yang telah lama ditunggu-tunggu dan dapat mendorong negara-negara Muslim lainnya untuk mengikuti jejaknya dan juga membuka jalan bagi perluasan integrasi ekonomi Israel di Timur Tengah yang lebih luas.

Namun koalisi Netanyahu kemungkinan akan menolak apa pun selain sikap sederhana terhadap warga Palestina, yang dapat menggagalkan kesepakatan normalisasi apa pun.

Pembicaraan Biden dengan Netanyahu di Majelis Umum PBB pada hari Rabu dapat memberikan indikasi seberapa jauh ia siap untuk bertindak.

Seperti MbS, Netanyahu tidak berbuat banyak untuk menghilangkan kesan bahwa dia mungkin lebih memilih untuk menjadi presiden Trump yang kedua, sehingga meningkatkan kemungkinan mereka bisa menunggu hasil pemilu.

Jika waktunya habis, pemerintah mungkin harus menerima kesepakatan yang lebih terbatas atau mencoba menyepakati garis besar kesepakatan di masa depan, kata para ahli.

Idenya kemudian adalah untuk menyelesaikan rincian nanti jika Biden memenangkan masa jabatan kedua.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved