5 Sistem Peperangan Elektronik Milik Rusia, Nomor 4 Mampu Membuat Rudal Musuh Meleset

Senin, 18 September 2023 - 10:30 WIB
loading...
A A A
“PTRC Iskander dan kompleks serupa lainnya tidak berdaya dalam melakukan perlawanan. Krasukha memungkinkan mereka dengan mudah mencapai tujuan yang ditentukan dan mengerahkan kru tempur. Setelah Krasukha mengetahui AWACS musuh, ia mempengaruhi radarnya dengan radiasi yang mengganggu dalam radius 250 km. Penekanan radio-elektronik yang mengganggu seperti itu membuat panduan senjata yang tepat menjadi tidak mungkin,” berdasarkan sebuah laporan.

Krasukha-2 memiliki fitur lain yang dapat mempengaruhi otak rudal yang ditembakkan dan mengubah targetnya, yang mengakibatkan rudal tersebut mengenai sasaran yang salah.

4. President-S

President-S merupakan perangkat penekan optik-elektronik yang dapat melindungi pesawat dari kehancuran selama serangan rudal. Selama pengujian, rudal ditembakkan dari jarak 1000 meter dan tidak ada satupun yang mencapai pesawat sasaran.

Interferensi elektronik yang diciptakan oleh kompleks President-S menyebabkan setiap rudal menyimpang dari sasaran yang dituju.

5. Rtut’-BM

Rtut’-BM merupakan salah satu sistem peperangan elektronik tercanggih dan dirancang untuk melindungi tentara dan peralatan dari tembakan artileri, jika artileri memiliki sekring jarak dekat.

“Untuk menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada tenaga kerja dan senjata, proximity Fuse harus meledak pada ketinggian 3-5 meter. Rtut’ mempengaruhi amunisi yang menyatu sehingga meledak pada ketinggian yang aman, sehingga pasukan tetap utuh,” berdasarakan informasi produk.

Rtut’-BM dapat melindungi area seluas lebih dari 123 hektar dan juga dapat menghancurkan frekuensi yang digunakan musuh untuk komunikasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Serangan Dahsyat Rusia...
Serangan Dahsyat Rusia Hancurkan 4 Rudal Patriot AS di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved