Donald Trump: Ukraina Sebenarnya Bisa Hindari Perang

Senin, 18 September 2023 - 06:19 WIB
loading...
Donald Trump: Ukraina...
Mantan Presiden AS Donald Trump tidak ingin ada perang di Ukraina karena biayanya yang mahal. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Ukraina bisa menghindari ratusan ribu kematian dan kehilangan lebih sedikit wilayah jika negara itu mencapai kesepakatan damai dengan Rusia sebelum konflik dimulai pada Februari lalu.

"Hilangnya wilayah Ukraina ke tangan Rusia adalah sesuatu yang bisa dinegosiasikan,” kata Trump kepada NBC. Dia mengungkapkan banyak orang berharap Kiev akan melepaskan klaimnya atas Crimea dan wilayah lain di negara itu sebagai imbalannya untuk kedamaian.

“Jadi mereka bisa saja membuat kesepakatan dengan jumlah wilayah yang hilang lebih sedikit dibandingkan wilayah yang sudah direbut Rusia,” lanjut Trump. “Mereka bisa saja membuat kesepakatan di mana tidak ada yang terbunuh…mereka akan memiliki negara Ukraina. Sekarang tidak ada seorang pun yang tahu apakah Ukraina akan diambil alih sepenuhnya.”

Baca Juga: 10 Alasan Armenia Meninggalkan Rusia dan Mendekati AS

Yang dimaksud Trump dengan “wilayah lain di negara ini” kemungkinan besar merujuk pada Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, yang kedaulatannya diakui oleh Presiden Rusia Vladimir Putin tiga hari sebelum operasi militer Rusia di Ukraina dimulai.

Setelah referendum September lalu, kedua wilayah tersebut kini telah bergabung dengan Federasi Rusia, bersama dengan wilayah Kherson dan Zaporozhye yang sebelumnya merupakan wilayah Ukraina. Krimea memilih untuk bergabung kembali dengan Rusia pada tahun 2014.

Trump kemudian mengulangi klaimnya bahwa jika terpilih tahun depan, ia akan mencapai kesepakatan damai dalam waktu 24 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved