NATO Konfirmasi Bakal Gelar Latihan Militer Terbesar sejak Perang Dingin
Minggu, 17 September 2023 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Latihan ini dirancang untuk mensimulasikan bentrokan dengan koalisi fiktif bernama ‘Occasus’, lapor Financial Times, mengutip para pejabat blok tersebut. Menurut surat kabar tersebut, latihan tersebut dijadwalkan pada Februari 2024.
Pada bulan Juni, blok tersebut telah mengadakan latihan yang oleh Angkatan Bersenjata Jerman, yang memimpin latihan tersebut, disebut sebagai pengerahan angkatan udara terbesar dalam sejarah NATO.
Dijuluki Air Defender 23, latihan ini melibatkan 10.000 tentara dari 25 negara serta 250 pesawat dan meniru skenario bantuan Pasal 5 NATO.
Bauer mengatakan bahwa blok tersebut akan memasuki era baru pertahanan kolektif yang telah dipersiapkannya selama bertahun-tahun. Laksamana tersebut masih mengecam dugaan kurangnya komitmen anggota NATO terhadap apa yang disebutnya sebagai landasan keamanan yang kokoh.
Dikatakan oleh Bauer, kapasitas produksi di seluruh blok yang dipimpin AS tertinggal, pengiriman senjata tertunda, dan harga peralatan dan amunisi meningkat, mengutip kepala pertahanan NATO lainnya dan mengklaim bahwa perekonomian liberal cenderung tidak menciptakan prioritas yang sangat dibutuhkan saat ini.
Baca Juga: Zelensky Sudah Merasakan Melemahnya Dukungan NATO
Pada bulan Juni, blok tersebut telah mengadakan latihan yang oleh Angkatan Bersenjata Jerman, yang memimpin latihan tersebut, disebut sebagai pengerahan angkatan udara terbesar dalam sejarah NATO.
Dijuluki Air Defender 23, latihan ini melibatkan 10.000 tentara dari 25 negara serta 250 pesawat dan meniru skenario bantuan Pasal 5 NATO.
Bauer mengatakan bahwa blok tersebut akan memasuki era baru pertahanan kolektif yang telah dipersiapkannya selama bertahun-tahun. Laksamana tersebut masih mengecam dugaan kurangnya komitmen anggota NATO terhadap apa yang disebutnya sebagai landasan keamanan yang kokoh.
Dikatakan oleh Bauer, kapasitas produksi di seluruh blok yang dipimpin AS tertinggal, pengiriman senjata tertunda, dan harga peralatan dan amunisi meningkat, mengutip kepala pertahanan NATO lainnya dan mengklaim bahwa perekonomian liberal cenderung tidak menciptakan prioritas yang sangat dibutuhkan saat ini.
Baca Juga: Zelensky Sudah Merasakan Melemahnya Dukungan NATO
Lihat Juga :