Pertama Sejak Berkuasa Kembali, Taliban Sambut Dubes China dengan Meriah

Kamis, 14 September 2023 - 22:08 WIB
loading...
Pertama Sejak Berkuasa...
Taliban menyambut meriah dubes China untuk Afghanistan Zhao Sheng yang menjadi dubes negara asing pertama sejak mereka berkuasa kembali. Foto/Independent
A A A
KABUL - Taliban memberikan sambutan meriah kepada duta besar China untuk Afghanistan yang baru. Kehadiran duta besar China seolah mengkonfirmasi jika Beijing telah menerima penguasa sementara tersebut.

China menunjuk duta besar Zhao Sheng sebagai kepala misinya di Afghanistan, dan menjadi negara terkemuka pertama yang memiliki misi diplomatik fungsional di negara tersebut. Hal ini terjadi lebih dari dua tahun setelah jatuhnya Kabul ketika Taliban mengambil alih negara tersebut.

Mobil delegasi, dikawal konvoi polisi, meluncur ke jalan masuk Istana Kepresidenan di Kabul yang ditumbuhi pepohonan. Zhao disambut oleh tentara berseragam saat ia bertemu dengan pejabat tinggi Taliban.

Mohammad Hassan Akhund, kepala pemerintahan tertinggi Taliban, dan Amir Khan Muttaqi, menteri luar negeri, hadir pada resepsi di Kabul.

Zhao mengenakan setelan abu-abu dan didampingi oleh tim beranggotakan empat orang saat dia bertemu dengan menteri Taliban untuk menyerahkan surat kepercayaannya. Empat anggota dari kementerian Taliban juga hadir.

Baca Juga: Persenjataan AS Senilai Rp106 Triliun yang Ditinggal di Afghanistan Dikuasai Taliban

Pencalonan Zhao, kata menteri, adalah langkah signifikan dengan pesan yang signifikan.

“Muttaqi meyakinkan duta besar China yang baru tentang segala bentuk kerja sama dari Kementerian Luar Negeri. Menteri luar negeri menilai hubungan bilateral antara Afghanistan dan China adalah sesuatu yang istimewa,” kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Taliban sambil membagikan foto pertemuan tersebut seperti dikutip dari Independent, Kamis (14/9/2023).

Ini adalah pertama kalinya Taliban menyetujui protokol yang mewah setelah pasukan AS dan NATO menarik diri dari negara itu pada tahun 2021.

Juru bicara utama Taliban, Zabiulah Mujahid, mengatakan bahwa sudah menjadi tradisi bagi duta besar baru untuk menunjukkan surat kepercayaan mereka kepada kepala negara.

“Ini juga memberi sinyal kepada negara-negara lain untuk maju dan berinteraksi dengan Imarah Islam,” katanya.

“Kita harus menjalin hubungan baik sebagai hasil dari interaksi yang baik dan dengan hubungan yang baik, kita bisa menyelesaikan semua masalah yang ada di depan kita atau yang akan datang,” imbuhnya.

Baca Juga: Cerita Frustrasi Biden Meledak-ledak saat Taliban Rebut Afghanistan dan Ashraf Ghani Kabur

Juru bicara Taliban itu tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai arti kehadiran Zhao bagi tuntutan rezim tersebut agar mendapat pengakuan resmi di panggung internasional.

Para pejabat di China tidak mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi kehadiran misi diplomatik China di tanah Afghanistan, namun pernyataan dari Kedutaan Besar China di Afghanistan mendesak masyarakat internasional untuk mempertahankan dialog dan mendorong negara tersebut untuk menerapkan kerangka politik yang inklusif, mengadopsi kebijakan yang moderat, memerangi terorisme dan mengembangkan hubungan eksternal yang bersahabat.

Dikatakan bahwa negara-negara tertentu perlu mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di Afghanistan, meninggalkan standar ganda dalam memerangi terorisme, mengembalikan aset negara tersebut di luar negeri, dan mencabut sanksi.

Lebih dari seratus negara telah menahan pengakuan resmi terhadap rezim Afghanistan di bawah Taliban, dan melakukan pembekuan aset di luar negeri untuk mencegah penyalahgunaan keuangan oleh kelompok Islam garis keras tersebut.

Kursi negara itu di PBB masih dipegang oleh pemerintahan mantan presiden Ashraf Ghani yang didukung oleh Barat.

Tahun ini, China dan Taliban telah menyatakan keinginan mereka untuk menjalin hubungan yang lebih erat, terutama hubungan komersial, dengan menandatangani beberapa kesepakatan.

Baca Juga: Diancam Taliban, Prancis Evakuasi 5 Wanita Afghanistan ke Paris
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved