Setelah Memorak-porandakan Libya, Badai Daniel Terjang Jalur Gaza

Rabu, 13 September 2023 - 19:49 WIB
loading...
Setelah Memorak-porandakan...
Setelah porak-porandakan Libya giliran Jalur Gaza Palestina dihantam badai Daniel yang menyebabkan banjir. Foto/Middle East Monitor
A A A
YERUSALEM - Badai Daniel, badai mematikan yang sejauh ini mendatangkan malapetaka di Libya dan wilayah Afrika Utara, juga melanda Jalur Gaza pada Rabu (13/9/2023). Seperti di Libya, badai tersebut juga menyebabkan banjir di beberapa rumah dan jalan di wilayah utara wilayah kantong pantai yang terkepung itu.

Selama lebih dari tujuh jam, Jalur Gaza dilanda hujan lebat dan guntur.

Warga sekitar mengunggah beberapa video di akun media sosial, banyak di antaranya menggambarkan rumah-rumah yang terendam banjir akibat hujan.

Pertahanan Sipil yang dikelola Hamas mengatakan bahwa timnya menangani lebih dari 17 misi.

"Setidaknya 13 rumah terendam sebagian akibat curah hujan, yang memaksa penghuninya mengungsi," kata Pertahanan Sipil seperti dikutip dari The New Arab.

Baca Juga: Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?

Ribuan orang di Libya kehilangan nyawa dan banyak lagi yang hilang setelah bencana banjir yang disebabkan oleh Badai Daniel pada Minggu lalu.

Ini adalah bencana alam terburuk di Libya selama 40 tahun terakhir dan badai yang terjadi secara tiba-tiba ini telah menimbulkan pertanyaan yang tak terelakkan mengenai peran perubahan iklim.

Ketika air banjir melonjak, dua bendungan runtuh, mengirimkan aliran deras ke kota Derna, dan menimbulkan dampak yang menghancurkan. Seperempat kota hancur dan beberapa kota lain di timur laut Libya juga terkena dampaknya.

Sejak kejadian tersebut, penduduk setempat di Gaza juga menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada Libya melalui ribuan video pendek yang diposting di berbagai platform media.

Mohammed Ahmed, seorang warga yang tinggal di Gaza menyampaikan belasungkawa yang hangat kepada rakyat Libya.

Baca Juga: Seberapa Ngerinya Banjir di Libya? 10.000 Orang Dilaporkan Hilang

"Saya tidak pernah membayangkan menyaksikan bencana seperti ini di Libya," katanya.

Berbicara kepada The New Arab, ayah enam anak berusia 39 tahun ini mengatakan: “Saya sangat terkejut dengan kehancuran di Libya dan banyaknya korban jiwa dan rumah. Memang benar kita hidup di daerah yang diblokade, namun kami semua (warga Palestina) siap berangkat ke Libya dan membantu menyelamatkan para korban."

Hala al-Naqa, seorang wanita yang tinggal di Jalur Gaza, juga menyampaikan belasungkawanya kepada Libya dan Maroko, yang menderita akibat gempa bumi dahsyat pekan lalu yang menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya masih hilang.

“Saya pikir ini adalah pesan dari Tuhan kepada semua pemimpin dan presiden Arab bahwa mereka tidak bisa terus berkuasa selama alam masih bisa menentukan pilihannya,” kata ibu enam anak berusia 46 tahun itu kepada The New Arab.

“Lebih baik bagi para pemimpin Arab untuk meningkatkan staf sains mereka untuk negaranya daripada terlibat dalam konflik internal yang akan menambah penderitaan penduduk,” tukasnya.

Baca Juga: Seperempat Kota Libya Hilang Disapu Banjir, 1.000 Jenazah Ditemukan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved