Dukung Putin, Jong-un Sebut Konflik di Ukraina Perang Suci

Rabu, 13 September 2023 - 16:50 WIB
loading...
Dukung Putin, Jong-un...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korut Kim Jong-un berkeliling meninjau Kosmodrome Vostochny. Foto/BBC
A A A
MOSKOW - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memberikan dukungan kepada Rusia dalam perang di Ukraina. Ia menegaskan bahwa Korut mendukung keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin .

Itu diungkapkannya saat bertemu koleganya dari Rusia itu Kosomodrom Vostochny.

"Rusia telah melakukan perang suci untuk melidungi kedaulatan dan keamanannya melawan kekuatan hegemonik," kata Kim Jong-un kepada wartawan.

"Korea Utara mendukung semua keputusan Putin," tegasnya.

Baca Juga: Putin Sambut Hangat Kim Jong-un di Kosmodrom Vostochny Rusia

"Saya yakin kami akan tetap bersama dalam perjuangan melawan imperialisme," ujar Kim seperti dilansir dari Euronews, Rabu (13/9/2023).

Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kedua pemimpin itu dijadwalkan akan membahas serangkaian topik sensitif.

Ketika ditanya tentang kemungkinan kerja sama militer, kantor berita Rusia melaporkan Putin mengatakan bahwa segal sesuatunya telah dibahas.

"Kami akan membahas semua topik tanpa terburu-buru. Kami punya waktu," kata Putin.

Putin dan Kim Jong-un mengunjungi tempat perakitan dan peluncuran roket, yang dikenal sebagai Vostochny Cosmodrome. Putin berjanji untuk membantu Korut membuat satelit.

Baca Juga: Kim Jong-un Tiba di Rusia di Tengah Peringatan AS untuk Tidak Jual Senjata

Kim Jong-un telah menjadikan peluncuran satelit mata-mata sebagai prioritas utama, seiring ia mendorong negaranya yang memiliki senjata nuklir untuk meningkatkan pengembangan rudal balistik, drone, dan kapal selam serang.

"Itulah sebabnya kami datang ke sini. Pemimpin Korea Utara menunjukkan minat yang besar terhadap teknologi roket, mereka juga mencoba mengembangkan program luar angkasa mereka sendiri," kata Putin kepada wartawan.

Pertemuan antara Putin dan Kim Jong-un tidak lepas dari pengawasan Amerika Serikat (AS), yang menilai pertemuan tersebut bisa mengarah pada kesepakatan penjualan senjata antara kedua negara.

AS sebelumnya menuduh Korea Utara menyediakan senjata ke Rusia, meski tidak jelas apakah ada pengiriman senjata yang dilakukan.

Baca Juga: Naik Kereta Pribadi ke Rusia, Kim Jong-un Bawa Pejabat Industri Senjata Korut
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved