5 Alasan Amunisi Korea Utara Bisa Bantu Rusia Memenangkan Perang di Ukraina

Rabu, 13 September 2023 - 02:25 WIB
loading...
A A A
“Amunisi yang dibuat dengan buruk akan memiliki kinerja yang tidak konsisten – perilaku dalam penerbangan mungkin terpengaruh sehingga mengurangi akurasi; kualitas sekring yang buruk dapat menyebabkan fungsi prematur; umur simpan dapat berkurang jika isinya dibuat dengan buruk,” katanya. “Ini semua perlu dibuat dengan spesifikasi tinggi, jika tidak, mereka mungkin tidak mendarat di tempat yang diharapkan dan dapat menimbulkan konsekuensi bencana.”

Kinerja artileri dan awak Korea Utara patut dicurigai sejak tentara Korea Utara menembakkan sekitar 170 peluru ke pulau Yeonpyeong di Korea Selatan pada tahun 2010, yang menewaskan empat orang.

Menurut laporan proyek 38 North yang berbasis di Washington, lebih dari separuh peluru tersebut jatuh di perairan sekitar pulau tersebut, sementara sekitar 20% peluru yang mengenai pulau tersebut gagal meledak.

Tingkat kegagalan yang tinggi menunjukkan bahwa beberapa amunisi artileri buatan Korea Utara mengalami kontrol kualitas yang buruk selama pembuatan atau kondisi dan standar penyimpanan yang buruk, kata laporan itu.

"Dengan jumlah amunisi yang sangat besar, kurangnya presisi dan kadang-kadang peluru atau roket yang tidak berguna tidak akan menjadi masalah bagi Rusia," kata Wezeman.

“Namun, akan menjadi masalah jika amunisi Korea memiliki kualitas yang buruk sehingga tidak aman untuk digunakan Tentara Rusia – ada indikasi bahwa masalah kualitas seperti itu terjadi pada amunisi Korea,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved