Mengapa KTT G20 Tidak Lagi Relevan? Hanya Sepakat dalam Perkataan, tapi Tanpa Tindakan Nyata

Selasa, 12 September 2023 - 02:35 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, yang mewakili Rusia pada pertemuan puncak tersebut menggantikan Presiden Vladimir Putin yang tidak hadir, mengatakan bahwa kepresidenan India, "mungkin untuk pertama kalinya selama keberadaan G20, telah benar-benar mengkonsolidasikan peserta G20 dari negara-negara Selatan".

Para diplomat mengatakan para perunding dari India, india, Brazil dan Afrika Selatan mendorong konsensus dalam dokumen KTT tersebut.

AS, Jerman, dan Inggris semuanya memuji deklarasi tersebut.

Tidak ada pernyataan resmi dari China namun kantor berita pemerintah Xinhua, tanpa mengacu pada deklarasi tersebut, mengatakan dalam komentarnya pada hari Sabtu bahwa G20 masih dapat difungsikan.

Kehadiran China tidak terdengar pada pertemuan tersebut karena Presiden Xi Jinping tidak hadir dan Beijing diwakili oleh Perdana Menteri Li Qiang, yang menjabat pada bulan Maret tahun ini.

Seorang pejabat Perancis yang hadir pada pertemuan tersebut mengatakan “G20 sebenarnya tetap merupakan sebuah klub yang mampu membentuk konsensus antara utara dan selatan serta timur dan barat”.

Meskipun tidak ada kemajuan nyata, Harsh Vardhan Shringla, ketua koordinator G20 India, mengatakan pertemuan tersebut membawa kemajuan bagi kelompok tersebut.

“Kekhawatiran negara-negara berkembang begitu besar sehingga jika Anda gagal… mereka harus menghadapi masalah perpecahan yang jauh lebih besar dan, menurut saya, bahkan kekecewaan,” katanya kepada Reuters.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertemuan Menlu G20...
Pertemuan Menlu G20 Diakhiri Tanpa Foto Bersama
Foto Bersama Para Pemimpin...
Foto Bersama Para Pemimpin G20 Diambil Tanpa Biden, Alasannya Memalukan
Saingi Jalur Sutra,...
Saingi Jalur Sutra, Arab Saudi dan India Akan Terhubung dengan Jalur Kereta Api
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Saya Tidak Ingin Membendung China
3 Perbedaan Organisasi...
3 Perbedaan Organisasi Internasional BRICS dan G20, dari Sejarah hingga Fokusnya
Daftar Negara Maju dan...
Daftar Negara Maju dan Berkembang Anggota G20
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Saling Serang, Mengapa...
Saling Serang, Mengapa hanya Iran yang Dijatuhi Sanksi, Israel Tidak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved