Terungkap, Pilot TWA Nyaris Tabrakan dengan 2 Pesawat yang Dibajak Teroris 9/11
Minggu, 10 September 2023 - 00:23 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa menit kemudian, pesawat TWA tersebut berhadapan dengan United 175 yang sedang menuju New York City (NYC) dari Boston. “Kami melakukan [manuver] gunting ke atas dan ke bawah,” kenang pramugari tersebut, mengacu pada manuver defensif oleh pilot TWA.
“Saya pikir kami akan jatuh,” kata salah satu penumpang TWA yang ketakutan mengatakan kepada ABC News, yang videonya dirilis Sabtu (9/9/2023).
"Pesawat ini bergetar saat turun dan naik kembali,” katanya. “Dan kemudian, Anda bisa melihat, sepertinya pesawat itu baru saja melewati kita dalam jarak yang sangat dekat.”
Setelah mengetahui bahwa United 175 menyerang Menara Selatan WTC pada pukul 09.03, pramugari TWA mendorong gerobak makanan ke pintu kokpit untuk mencegah kemungkinan pembajakan.
"Pilot memperingatkan kru; dia akan berdiri di belakang pintu dengan kapak,” kenang pramugari tersebut.
Ketika dia masuk ke dalam kokpit untuk mengeluarkan nampan makanan pilot, dia mengingat peringatan mengerikan yang disampaikan melalui pengeras suara: “Ini adalah keadaan darurat nasional. Atas perintah pemerintah federal, pesawat apa pun yang masih mengudara dalam 20 menit akan ditembak jatuh oleh tembakan teman [friendly-fire].”
Pilot TWA pertama kali berencana melakukan pendaratan darurat di Indianapolis tetapi dialihkan ke Dayton, Ohio.
"Penumpang yang dapat menelepon ke rumah mulai berteriak bahwa Pentagon diserang,” kenang pramugari tersebut.
Para teroris di American Airlines Flight 77 menabrak gedung itu pada pukul 09.37.
Kemudian “alarm jarak” di kokpit TWA memperingatkan adanya pesawat lain yang terbang dalam jarak 1.000 kaki.
Pramugari tersebut mengatakan pilot TWA kembali mengambil tindakan mengelak—menjauh dari Flight 93, keluar dari Newark, yang menuju Washington, D.C.
Flight 93 jatuh di sebuah lapangan di Shanksville pada pukul 10.03 setelah penumpang pemberani berjuang untuk merebut kendali penerbangan dari para pembajak.
“Saya pikir kami akan jatuh,” kata salah satu penumpang TWA yang ketakutan mengatakan kepada ABC News, yang videonya dirilis Sabtu (9/9/2023).
"Pesawat ini bergetar saat turun dan naik kembali,” katanya. “Dan kemudian, Anda bisa melihat, sepertinya pesawat itu baru saja melewati kita dalam jarak yang sangat dekat.”
Setelah mengetahui bahwa United 175 menyerang Menara Selatan WTC pada pukul 09.03, pramugari TWA mendorong gerobak makanan ke pintu kokpit untuk mencegah kemungkinan pembajakan.
"Pilot memperingatkan kru; dia akan berdiri di belakang pintu dengan kapak,” kenang pramugari tersebut.
Ketika dia masuk ke dalam kokpit untuk mengeluarkan nampan makanan pilot, dia mengingat peringatan mengerikan yang disampaikan melalui pengeras suara: “Ini adalah keadaan darurat nasional. Atas perintah pemerintah federal, pesawat apa pun yang masih mengudara dalam 20 menit akan ditembak jatuh oleh tembakan teman [friendly-fire].”
Pilot TWA pertama kali berencana melakukan pendaratan darurat di Indianapolis tetapi dialihkan ke Dayton, Ohio.
"Penumpang yang dapat menelepon ke rumah mulai berteriak bahwa Pentagon diserang,” kenang pramugari tersebut.
Para teroris di American Airlines Flight 77 menabrak gedung itu pada pukul 09.37.
Kemudian “alarm jarak” di kokpit TWA memperingatkan adanya pesawat lain yang terbang dalam jarak 1.000 kaki.
Pramugari tersebut mengatakan pilot TWA kembali mengambil tindakan mengelak—menjauh dari Flight 93, keluar dari Newark, yang menuju Washington, D.C.
Flight 93 jatuh di sebuah lapangan di Shanksville pada pukul 10.03 setelah penumpang pemberani berjuang untuk merebut kendali penerbangan dari para pembajak.
Lihat Juga :