AS Kirim Amunisi Depleted Uranium ke Ukraina, Ini Kata Pentagon

Kamis, 07 September 2023 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Batang yang terbuat dari depleted uranium digunakan sebagai penetrator kinetik dalam peluru SABOT anti-tank yang ditembakkan oleh tank M1 Abrams. AS menjanjikan Ukraina 31 tank awal tahun ini, dan diperkirakan akan mengirimkan batch pertama pada bulan ini.

Inggris telah mengirimkan peluru DU ke Ukraina awal tahun ini, yang dimaksudkan untuk digunakan dengan tank Challenger 2 miliknya. Baik London maupun Washington telah menolak semua kekhawatiran dan keberatan mengenai dampak debu logam beracun terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, dengan menyatakan bahwa DU tidak bersifat radioaktif.

Kritik terhadap amunisi DU menunjukkan peningkatan drastis angka kanker dan cacat lahir di negara-negara seperti Irak dan Serbia, di mana amunisi tersebut digunakan. Mereka berpendapat bahwa uranium yang sudah habis akan terpecah menjadi debu yang sangat beracun jika terhirup atau dipegang.

Baca Juga: Perang Ukraina Bakal Jadi Pertempuran Depleted Uranium AS-Inggris vs Rusia

PBB mengecam penggunaan peluru DU, seperti halnya mereka mengecam pengiriman dan penggunaan munisi tandan pada bulan Juli, yang tidak berdampak pada Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
Hadapi El Nino dan Kemarau,...
Hadapi El Nino dan Kemarau, Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat OMC-Pengisian Waduk
Amnesty International...
Amnesty International Desak APH Tindak Tegas Pelaku Main Hakim Sendiri di Tabanan dan Morowali
Naik 29%, Bukalapak...
Naik 29%, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun di Semester I 2026
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved