Mengapa Negara yang Menolak Sanksi Rusia Justru Lebih Untung? Ini Jawabannya
Selasa, 05 September 2023 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
"Di sisi lain, perekonomian negara ketiga diperkirakan akan mendapat manfaat dari penolakan sanksi karena adanya efek substitusi,” klaim para peneliti, dilansir RT.
Baca Juga: Politikus Rusia Usulkan Janda dan Duda Agar Bergabung dengan Aplikasi Kencan
Pembatasan terhadap Rusia memberi mereka peluang untuk berperan sebagai pemasok alternatif, serta menggantikan produk Rusia di pasar negara-negara yang terkena sanksi. Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan sekitar 0,4% pertumbuhan PDB negara-negara tersebut.
Analis yang disurvei oleh kantor berita RBK mengatakan penelitian ini menyoroti pentingnya hubungan ekonomi antara Rusia dan mitra dagang utamanya – China, India dan Turki. Namun, beberapa ahli juga mencatat bahwa perhitungan tersebut tidak memperhitungkan mekanisme substitusi impor dan impor paralel Rusia, yang berperan penting dalam memungkinkan perekonomian Rusia pulih dari penurunan PDB sebesar 2,1% tahun lalu.
Perekonomian Rusia diperkirakan akan tumbuh sebesar 2,5% pada akhir tahun 2023, prediksi Menteri Keuangan Anton Siluanov pada akhir Agustus. Para pakar Barat juga memberikan gambaran yang positif bagi negara tersebut, seperti Bank Dunia, IMF, dan Barclays Bank yang baru-baru ini menaikkan perkiraan mereka terhadap PDB Rusia di tengah kuatnya perdagangan dan produksi industri serta pendapatan energi yang lebih tinggi dari perkiraan.
Baca Juga: Politikus Rusia Usulkan Janda dan Duda Agar Bergabung dengan Aplikasi Kencan
Pembatasan terhadap Rusia memberi mereka peluang untuk berperan sebagai pemasok alternatif, serta menggantikan produk Rusia di pasar negara-negara yang terkena sanksi. Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan sekitar 0,4% pertumbuhan PDB negara-negara tersebut.
Analis yang disurvei oleh kantor berita RBK mengatakan penelitian ini menyoroti pentingnya hubungan ekonomi antara Rusia dan mitra dagang utamanya – China, India dan Turki. Namun, beberapa ahli juga mencatat bahwa perhitungan tersebut tidak memperhitungkan mekanisme substitusi impor dan impor paralel Rusia, yang berperan penting dalam memungkinkan perekonomian Rusia pulih dari penurunan PDB sebesar 2,1% tahun lalu.
Perekonomian Rusia diperkirakan akan tumbuh sebesar 2,5% pada akhir tahun 2023, prediksi Menteri Keuangan Anton Siluanov pada akhir Agustus. Para pakar Barat juga memberikan gambaran yang positif bagi negara tersebut, seperti Bank Dunia, IMF, dan Barclays Bank yang baru-baru ini menaikkan perkiraan mereka terhadap PDB Rusia di tengah kuatnya perdagangan dan produksi industri serta pendapatan energi yang lebih tinggi dari perkiraan.
(ahm)
Lihat Juga :