10 Negara yang Warganya Tidur dengan Nyenyak, Mayoritas dari Eropa

Selasa, 05 September 2023 - 21:07 WIB
loading...
10 Negara yang Warganya...
Tidur menjadi aspek yang menentukan kesehatan dan kebahagiaan di suatu negara. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Tidak ada yang berpotensi menggagalkan hari kerja produktif seperti kurang tidur . Dan di seluruh dunia, banyak orang mendapatkan cukup tidur sementara yang lain berjuang untuk memenuhi hutang tidur mereka.

Menurut data dari blog wawasan bisnis Gitnux, karyawan yang dilaporkan tidur 8 jam atau lebih mengalami penurunan produktivitas paling rendah. Namun, tidur kurang dari lima jam dapat menurunkan produktivitas karyawan sebesar 29%.

Melansir benefitnews, platform Telehealth Plushcare menganalisis rasio tidur dari berbagai negara untuk mengetahui di mana karyawan mendapatkan istirahat terbaik. Untuk setiap negara, Plushcare menentukan rasio jam tidur tahunan terhadap jam kerja tahunan, berdasarkan rata-rata jam tidur dan jam kerja di setiap negara.

Negara-negara Eropa mendominasi: Denmark menduduki peringkat pertama dengan rasio tidur terbaik, dengan rata-rata karyawannya tidur dua kali lebih banyak dari jam kerja mereka, yaitu rata-rata hanya 26 jam per minggu. Belanda dan Jerman tertinggal dengan skor serupa.

Sebagai perbandingan, Meksiko memiliki rasio kerja dan tidur terburuk, dengan hanya 61,41% penduduk Meksiko yang mendapatkan waktu tidur tujuh hingga sembilan jam per malam yang direkomendasikan.

Amerika berada di peringkat 22, menyoroti fakta bahwa 44% pekerja Amerika terus-menerus kurang tidur karena masalah yang berhubungan dengan pekerjaan, menurut survei dari CareerBuilder. Di AS, sebagian besar pekerja hanya mendapat waktu 6,4 jam per malam, dan bekerja 36,4 jam dalam seminggu, menurut data dari platform penjadwalan Clockify.

Berikut adalah 10 negara di mana yang penduduknya secara aktif mendapatkan jam tidur dengan tepat.

1. Belanda

10 Negara yang Warganya Tidur dengan Nyenyak, Mayoritas dari Eropa

Foto/Reuters

Persentase penduduk yang tidur tujuh hingga sembilan jam: 77,05%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved