Mengapa Zelensky Pecat Menhan Ukraina saat Perang? Skandal Korupsi Jadi Sorotan

Selasa, 05 September 2023 - 07:58 WIB
loading...
Mengapa Zelensky Pecat...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memecat Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov ketika perang dengan Rusia sedang berkecamuk. Reznikov digantikan oleh Rustem Umerov. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengumumkan pemecatan Menteri Pertahanan (Menhan) Oleksii Reznikov, yang menjabat menteri pertahanan sejak awal perang dengan Rusia.

Posisi Reznikov digantikan oleh Rustem Umerov, seorang Muslim Tatar Crimea. Mengapa perombakan sensitif ini terjadi sekarang, di tengah-tengah serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia?

“Saya telah memutuskan untuk mengganti Menteri Pertahanan Ukraina. Oleksii Reznikov telah melalui lebih dari 550 hari perang skala penuh. Saya percaya bahwa kementerian memerlukan pendekatan baru dan format interaksi lain baik dengan militer maupun masyarakat luas. Sekarang Rustem Umerov harus memimpin kementerian,” kata Zelensky di saluran Telegram-nya pada hari Minggu (3/9/2023).

Baca Juga: Zelensky Pecat Menhan Ukraina saat Perang dengan Rusia Berkecamuk

Bagaimanapun, Reznikov telah membantu mengamankan miliaran dolar bantuan militer Barat untuk membantu upaya perang Kyiv melawan invasi Moskow.

Namun, meski membantah melakukan kesalahan apa pun, Reznikov telah dirundung tuduhan suap seputar kementeriannya yang digerogoti skandal korupsi.

Pada hari pengumuman pemecatan Reznikov, media Ukraina menerbitkan wawancara dengan menteri yang dipecat tersebut. Wawancara itu mengungkap total bantuan senjata Barat yang nilainya fantastis.

Menurutnya, nilai bantuan senjata Barat mencapai USD100 miliar atau lebih dari Rp1.524 triliun.

Reznikov mengatakan dari total nilai bantuan senjata Barat tersebut, lebih dari USD50 miliar berasal dari Amerika Serikat (AS). Dia juga membela “efektivitas” pengadaan senjata tersebut oleh kementeriannya, meskipun skandal korupsi di kementerian tersebut tak bisa dimungkiri.

Menurut laporan Sky News, Selasa (5/9/2023), keluarnya Reznikov dapat mengakhiri tekanan media domestik selama berbulan-bulan yang dimulai pada bulan Januari ketika Kementerian Pertahanan yang dipimpin Reznikov dituduh membeli makanan dengan harga yang melambung.

Meskipun dia tidak secara pribadi terlibat dalam kontrak pangan untuk militer, beberapa komentator Ukraina mengatakan dia harus mengambil tanggung jawab politik.

Bulan lalu, sebuah media Ukraina menuduh kementerian tersebut melakukan korupsi dalam pengadaan mantel musim dingin untuk tentara.

Pada saat yang sama, Zelensky sangat ingin menekankan tindakan kerasnya terhadap korupsi di Ukraina, seiring negara tersebut mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE).

Masyarakat internasional juga menjadi sangat sensitif terhadap korupsi di Ukraina seiring dengan berkecamuknya perang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved