Berapa Besar Penghasilan Tentara Bayaran di Ukraina? Ternyata Tak Sesuai Ekspektasi

Sabtu, 02 September 2023 - 05:04 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya tentang sumber pendanaan untuk tentara tersebut, Rasmussen menekankan bahwa meskipun cek tersebut mungkin ditandatangani oleh pemerintah Ukraina, dana tersebut jelas berasal dari pendukung di Barat.

“Dari pemahaman saya, pemerintah AS membayar gaji pegawai senior pemerintah di Ukraina termasuk dana pensiun dan jaminan kesehatan. Saya tidak akan terkejut jika militer mereka dibayar dari AS,” kata pengamat tersebut, seraya menambahkan bahwa dia mendengar rumor bahwa Washington memberikan tambahan miliar dolar sebulan dalam bentuk tunai untuk pembayaran kepada pemerintah Ukraina.

Selain dana tunai yang datang dari negara-negara donor Barat, Rasmussen juga menyebutkan adanya dana khusus yang sangat besar yang disumbangkan oleh donor swasta.“Ada donor yang terlibat di sini. Anda punya LSM. Ada orang-orang seperti [George] Soros, Open Society, yang tahu bagaimana mereka menyalurkan uang mereka dan ke mana dana tersebut disalurkan. Saya yakin ini dicuci melalui beberapa organisasi berbeda. Namun sumber aslinya berasal dari Barat” dalam hal dolar bayaran," katanya.

Kementerian Pertahanan Rusia telah melaporkan bahwa gangguan terhadap rencana mobilisasi dan upaya untuk menyembunyikan kerugian besar di tengah upaya serangan balasan yang dilakukan Kiev telah menyebabkan semakin intensifnya perekrutan tentara bayaran, dengan bantuan intelijen AS dalam perekrutan tersebut, termasuk dari wilayah Suriah yang diduduki oleh Amerika Serikat. Para pejabat Rusia telah mengindikasikan bahwa upaya perekrutan telah memasukkan “elemen asosial yang siap berjuang untuk mendapatkan uang yang jauh lebih sedikit.”

Militer Rusia memperkirakan hampir 5.000 tentara asing telah terbunuh, dan sekitar 4.900 lainnya dilaporkan telah meninggalkan negara tersebut selama satu setengah tahun terakhir. Pada bulan Mei, Kementerian Pertahanan memperkirakan sekitar 2.500 tentara bayaran masih berada di medan perang untuk memperjuangkan Ukraina.

Banyak tentara asing yang berhasil melarikan diri hidup-hidup menceritakan kisah-kisah horor yang mereka alami, dan beberapa dari mereka yang datang ke negara tersebut dengan idealisme yang cemerlang kemudian mengungkapkan penyesalan setelah mengetahui kenyataan pahit dalam pelayanan, termasuk korupsi, kurangnya profesionalisme, dan miskin. pengobatan dan gaji yang buruk.

Pihak lain mengeluh bahwa perang proksi Ukraina tidak seperti perang tradisional AS dan NATO di negara-negara seperti Irak dan Afghanistan, di mana pihak mereka menikmati dukungan artileri dan udara yang luar biasa. “Hari terburuk di Afghanistan dan Irak adalah hari yang luar biasa di Ukraina,” kata salah satu tentara AS kepada Merc kepada media AS pada bulan Juli.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved