4 Negara yang Terimbas Peta Baru China, dari India hingga Malaysia
Kamis, 31 Agustus 2023 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari BBC, protes India terjadi beberapa hari setelah Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping berbicara di sela-sela KTT BRICS di Afrika Selatan.
Atas protes yang ditunjukkan India, ini dilaporkan bahwa kedua negara telah sepakat untuk “mengintensifkan upaya de-eskalasi secara cepat” di sepanjang perbatasan yang disengketakan.
Pada 2005, Moskow dan Beijing menyelesaikan pembagian teritorial wilayah yang kerap disengketakan. Dalam perjanjian disebutkan bahwa Pulau Bolshoy Ussuriysky atau Heixiazi yang terletak di pertemuan dua sungai perbatasan, kepemilikannya secara hukum dibagi antara kedua negara.
Namun dalam peta baru China digambarkan bahwa seluruh wilayah strategis seluas 217 km persegi itu masuk ke bagian dari China. Sampai saat ini Kremlin masih belum memberikan komentar terhadap peta itu.
Dimasukkannya Taiwan dalam peta baru China ini sekaligus mempertahankan upaya Beijing untuk menggabungkan pulau yang telah dikelola secara demokratis tersebut dengan daratan China.
Selama bertahun-tahun klaim yang mengatakan bahwa Taiwan merupakan wilayah China selalu ditolak oleh Taipei.
Jeff Liu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, mengungkapkan, “Republik Rakyat China tidak pernah memerintah Taiwan. Ini adalah fakta dan status quo yang diakui secara universal oleh komunitas internasional.”
Atas protes yang ditunjukkan India, ini dilaporkan bahwa kedua negara telah sepakat untuk “mengintensifkan upaya de-eskalasi secara cepat” di sepanjang perbatasan yang disengketakan.
2. Rusia
Pada 2005, Moskow dan Beijing menyelesaikan pembagian teritorial wilayah yang kerap disengketakan. Dalam perjanjian disebutkan bahwa Pulau Bolshoy Ussuriysky atau Heixiazi yang terletak di pertemuan dua sungai perbatasan, kepemilikannya secara hukum dibagi antara kedua negara.
Namun dalam peta baru China digambarkan bahwa seluruh wilayah strategis seluas 217 km persegi itu masuk ke bagian dari China. Sampai saat ini Kremlin masih belum memberikan komentar terhadap peta itu.
3. Taiwan
Dimasukkannya Taiwan dalam peta baru China ini sekaligus mempertahankan upaya Beijing untuk menggabungkan pulau yang telah dikelola secara demokratis tersebut dengan daratan China.
Selama bertahun-tahun klaim yang mengatakan bahwa Taiwan merupakan wilayah China selalu ditolak oleh Taipei.
Jeff Liu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, mengungkapkan, “Republik Rakyat China tidak pernah memerintah Taiwan. Ini adalah fakta dan status quo yang diakui secara universal oleh komunitas internasional.”
Lihat Juga :