Ketegangan Meningkat di Perbatasan Lebanon, Israel Minta Tolong PBB

Rabu, 30 Agustus 2023 - 00:01 WIB
loading...
Ketegangan Meningkat...
Pasukan Perdamaian Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) berpatroli di wilayah Kafr Shuba, untuk memastikan keamanan di kota Kafr Shuba, Nabatieh, Lebanon, pada 28 Agustus 2023. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, pada Selasa (29/8/2023), mendesak PBB campur tangan guna menghentikan ketegangan di sepanjang perbatasan dengan Lebanon.

Kabar tersebut diungkap laporan Anadolu Agency. Dalam surat yang dikirimkan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Yoav Gallant mengatakan, “Potensi peningkatan kekerasan di perbatasan utara Israel meningkat karena apa yang dia gambarkan sebagai “pelanggaran mencolok” yang dilakukan Hizbullah, menurut laporan saluran Israel i24NEWS.

Dia juga menuduh kelompok Lebanon menimbulkan ketegangan melalui provokasinya, termasuk mendirikan tenda di tempat yang disebutnya “wilayah Israel”.

Gallant mendesak intervensi PBB segera untuk meredakan ketegangan yang meningkat “dengan memperkuat otoritas UNIFIL di wilayah tersebut.” UNIFIL merupakan Pasukan Sementara PBB di Lebanon.

“Israel tidak akan mentolerir peningkatan ancaman terhadap keamanan warganya, dan akan bertindak sebagaimana diperlukan dalam pertahanan mereka,” ujar dia.

Tidak ada komentar dari pihak berwenang Lebanon atau Hizbullah mengenai surat tersebut.

Baca juga: Sejumlah Negara Eropa Disebut Ingin Beli Drone Iran

Perbatasan Israel-Lebanon telah menyaksikan ketegangan dalam beberapa bulan terakhir di tengah saling tudingan pelanggaran dan melintasi perbatasan.

Pada Juni, Hizbullah mendirikan tenda di Peternakan Shebaa dan perbukitan Kfar Shouba dekat perbatasan.

Lebanon menegaskan, kawasan Peternakan Shebaa yang berada di bawah pendudukan Israel sejak tahun 1967, adalah wilayah Lebanon.

Pada tahun 2006, Israel dan Hizbullah berperang selama 34 hari yang menewaskan lebih dari 1.200 warga Lebanon yang sebagian besar warga sipil.

Sebanyak 160 warga Israel yang sebagian besar tentara, tewas dalam konflik yang sama.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved