Putin Dituding Dalang Tewasnya Prigozhin, Lukashenko Pasang Badan

Minggu, 27 Agustus 2023 - 07:52 WIB
loading...
Putin Dituding Dalang...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko yakin jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak terlibat dalam tragedi jatuhnya pesawat yang menewaskan bos Grup Wagner Yevgeny Prigozhin. Foto/Brookong Institutes
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko meyakini jika koleganya dari Rusia, Presiden Vladimir Putin tidak terlibat dalam tragedi jatuhnya pesawat jet yang menewaskan bos tentara bayaran Wagner,Yevneny Prigozhin.

“Saya kenal Putin: Dia penuh perhitungan, sangat tenang, bahkan terlambat,” kata Lukashenko.

“Saya tidak bisa membayangkan Putin yang melakukan hal ini, dan Putin yang harus disalahkan. Itu pekerjaan yang terlalu kasar dan tidak profesional,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (27/8/2023).

Sebelumnya, pada Jumat lalu, Kremlinmengatakan dugaan negara-negara Barat bahwa Prigozhin dibunuh atas perintahnya adalah sebuah “kebohongan mutlak”, dan juga menolak untuk mengkonfirmasi secara pasti kematian pemimpin Wagner tersebut, dengan alasan perlunya menunggu hasil tes.

Mengomentari kematian Prigozhin dalam kecelakaan pesawat di Rusia minggu ini, Lukashenko mengatakan bahwa bos Wagner telah dua kali menepis kekhawatiran yang muncul tentang kemungkinan ancaman terhadap nyawanya.

Lukashenko mengatakan bahwa selama pemberontakan, dia telah memperingatkan Prigozhin bahwa dia akan “mati” jika dia terus bergerak menuju Moskow, dan dia mengatakan bahwa Prigozhin telah menjawab: “'Persetan – saya akan mati'”.

Kemudian, kata Lukashenko, ketika Prigozhin dan Utkin, yang membantu menciptakan Wagner dan juga terdaftar sebagai penumpang di pesawat yang jatuh, datang menemuinya, dia telah memperingatkan mereka berdua: “Anak-anak – hati-hatilah.”

Baca Juga: Presiden Belarusia Sudah Peringatkan Bos Wagner untuk Berhati-hati

Peringatan Lukashenko, yang dilaporkan oleh kantor berita negara Belarusia BelTA, tidak begitu jelas ketika percakapan itu terjadi dengan para pemimpin Wagner.

Lukashenko, yang merupakan kenalan lama Prigozhin dan sekutu dekat Rusia, mengatakan dia yakin Putin tidak ada hubungannya dengan kecelakaan pesawat itu.

Lukashenko juga mengatakan bahwa pejuang Wagner akan tetap berada di Belarusia.

“Taruhan tetap ada, Wagner masih ada dan Wagner akan tinggal di Belarusia,” kata Lukashenko.

“Selama kami membutuhkan unit ini, mereka akan tinggal dan bekerja bersama kami,” ujarnya.

Baca Juga: Lukashenko: Wagner Masih Ada dan Akan Tinggal di Belarusia

Lembaga pemikir yang berbasis di Washington, Institute for the Study of War (ISW), mengatakan bahwa komentar Lukashenko tentang Prigozhin dan kesepakatan yang dia buat untuk mengakhiri pemberontakan Wagner di Rusia pada bulan Juni, serta ketidakbersalahan Putin atas kematian para pemimpin Wagner, akan memperkuat citranya di mata masyarakat domestik.

“Lukashenko secara rutin berusaha untuk menggambarkan dirinya sebagai pemimpin yang berdaulat meskipun Rusia saat ini secara de facto menduduki negara tersebut (Belarusia), dan dia mungkin berharap untuk mencegah khalayak domestik melihat pembunuhan Prigozhin yang dilakukan Putin sebagai pembatalan sepihak Kremlin terhadap perjanjian yang yang dia (Lukashenko) buat dengan Wagner,” kata ISW.

“Lukashenko kemungkinan besar berharap untuk menggarisbawahi kesepakatan awal, dan kedatangan Wagner di Belarusia sebagai contoh kemampuannya untuk membuat keputusan keamanan tingkat tinggi di luar perintah Kremlin,” tambah ISW.

Baca Juga: Presiden Belarusia Lukashenko: Bos Wagner Prigozhin Tidak Minta Jaminan Keamanan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved